Jenderal Bipin Pukul Genderang Perang Hadapi Pasukan China

VIVA Militer: Panglima Angkatan Bersenjata India, Jenderal Bipin Rawat
Sumber :
  • Rebellion Voice

VIVA – Panglima Angkatan Bersejata India (BSS), Jenderal Bipin Rawat, pihaknya tetap memiliki opsi pengerahan pasukan untuk merespons pelanggaran yang dilakukan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) di perbatasan kedua negara.

img_title China Pangkas Insentif Mobil Listrik

Dalam laporan yang diperoleh VIVA Militer dari Newsweek, India dan China kembali melakukan pembicaraan terkait situasi di bentrokan berdarah di Lembah Galwan, Ladakh, Juni 2020 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bentrokan yang menewaskan prajurit Angkatan Bersenjata India dan Tentara Pembebasan Rakyat China, meningkatkan ketegangan antara China dan India.

img_title Korban Tewas Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-China Jadi 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Baik India dan China, sama-sama khawatir insiden seperti itu akan terjadi lagi di masa yang akan datang. Menyikapi hal ini, Bipin menegaskan bahwa pihaknya tak segan untuk melakukan tindakan untuk menanggapi aksi yang dilakukan pasukan China.

VIVA Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata India (BSS)

img_title Sudah Enak Jualan Mobil di RI, Merek China Bakal Diminta Bangun Pabrik Sendiri

"Opsi militer untuk menanggapo pelanggaran yang dilakukan tentara China di Ladakh sudah aktif. Tetapi, hal itu akan dilakukan jika pembicaraan di tingkat militer dan diplomatik gagal," ujar Bipin dilansir Asian News International.

Ancaman yang ditebar oleh Bipin, tak lepas dari sejumlah tudingan kepada pasukan militer China yang terus membangun infrastruktur di wilayah perbatasan. 

Pasukan China juga diduga telah berulang kali melakukan pelanggaran dengan menerobos Garis Kontrol Aktual (LAC), sejak April 2020. Di sisi lain, militer India mengklaim mengetahui setiap pelanggaran yang dilakukan tentara China. Akan tetapi, tak ada tindakan yang dilakukan mengingat belum adanya instruksi dari pimpinan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pernyataan munculnya pernyataan Bipin, bukan tak mungkin pasukan militer India akan merespons jika tentara China menerobos wilayahnya lagi. Itu berarti, konflik horizontal antara militer India dan China akan terjadi di wilayah perbatasan.

BACA: Militer China Serang Taiwan Sebelum Trump Atau Biden Dilantik

Mesin V5 ZXMoto

China Mulai Berani Lawan Ducati, Siapkan Superbike untuk Balapan

ZXMoto asal China menyiapkan superbike bermesin V5 sekitar 1.000cc. Proyek ini menjadi sinyal pabrikan China mulai berani menantang Ducati, BMW, Kawasaki, dan Jepang.

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut