Panglima Perang Turki, Brigjen Erdogan Meninggal Dunia

VIVA Militer: Brigadir Jenderal Sezgin Erdogan.
Sumber :
  • VIVA Militer

VIVA – Kabar duka datang dari Suriah. Salah satu jenderal perang dari Angkatan Bersenjata Turki, Turk Silahli Kuvvetleri (TSK) gugur dalam tugas di Provinsi Idlib.

img_title Dari Pabrik Chip hingga Pusat Data AI, Inilah Medan Pertempuran Baru yang Jarang Terlihat oleh Publik

Panglima perang bulan sabit merah yang gugur itu bernama Brigadir Jenderal Sezgin Erdogan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar kematian Brigjen Sezgin Erdogan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pertahanan Turki dilansir VIVA Militer Rabu 9 September 2020.

img_title Mengenal Kahvalti, Tradisi Sarapan Turki yang Bikin Orang Betah Berlama-lama di Meja Makan

Menurut Kementerian Pertahanan Turki, Brigjen Erdogan meninggal dunia akibat sakit. "Brigadir Jenderal Sezgin Erdogan, yang sakit selama tugasnya di Idlib dan dibawa ke rumah sakit, tidak dapat diselamatkan," tulis Kemenhan Turki.

Brigjen Erdogan merupakan jenderal perang Turki untuk zona operasi militer wilayah Provinsi Idlib, Suriah. Dia mulai memimpin pasukan di zona itu sejak 9 September

img_title Hujan Deras Picu Banjir Bandang di 3 Negara, 4 Orang Tewas Termasuk Anak-anak

"Kami menyampaikan belasungkawa dan kesabaran kami kepada martir tercinta kami, yang kehilangan nyawanya dalam insiden ini, yang menenggelamkan kami dalam kesedihan dan kesedihan yang mendalam, kepada keluarganya yang berduka, kepada Angkatan Bersenjata Turki dan untuk bangsa kita yang mulia," tulis Kemenhan Turki.

Brigadir Jenderal Sezgin Erdogan bertugas di Suriah sebagai Komandan Komando Brigade 47, dia mulai bertugas ke Idlib pada Agustus 2019, sebelumnya  dia merupakan Komandan Sekolah dan Pusat Pelatihan Komando Gunung Egirdir.

VIVA Militer: Rudal balistik milisi Houthi Yaman

Serangan Houthi ke Pangkalan Militer di Yaman Tenggara Tewaskan 73 Orang

Sejumlah 73 orang dipastikan tewas akibat serangan terhadap pusat pelatihan keamanan di sebuah pangkalan di militer Yaman tenggara yang dilakukan oleh Houthi.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut