China Mengancam, Presiden Tsai Kobarkan Api Perang Pasukan Taiwan

VIVA Militer: Presiden Republik China (Taiwan), Tsai Ing-wen
Sumber :
  • South China Morning Post (SCMP)

VIVA – Presiden Republik China (Taiwan), Tsai Ing-wen, melakukan sidak ke Pangkalan Angkatan Udara Taiwan (ROCAF) Penghu Magong, Selasa 22 September 2020. Tak hanya untuk melihat pesawat baru militer Taiwan, tetapi juga mengobarkan api perlawanan terhadap Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

img_title Kabur ke AS, Flavio Bolsonaro Klaim Jadi Presiden Brasil yang Sah

Menurut laporan The Hindu yang dikutip VIVA Militer, Tsai memberikan arahan di depan ratusan pilot jet tempur Angkatan Udara Taiwan. Termasuk, dua pilot dua pesawat tempur baru buatan Taiwan, AIDC F-CK-1 Ching-kuo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski tahu bahwa kekuatan militer negaranya kalah jauh dari armada tempur tentara China, Tsai tetap bersikeras mempertahankan kedaulatan Taiwan. Tsai tak mau negaranya dicaplok dan masuk kembali dalam wilayah Republik Rakyat China (RRC), sesuai dengan ambisi Presiden China, Xi Jinping.

img_title Mengenal Sosok Mao Zedong, Tokoh yang Disinggung Mbappe

Tsai tetap yakin, dengan kekuatan yang dimiliki Angkatan Bersenjata Taiwan (ROC) saat ini pasukannya mampu memberikan respons terhadap agresi militer China.

"Saya tahu bahwa kita harus menghadapi provokasi Tentara Pembebasan Takyat (China) di sekitar Taiwan. Tindakan mereka mengganggu perdamaian di daerah itu. Dalam situasi tersebut, tugas setiap orang di garis depan pertahanan udara di Pengu menjadi lebih berat," ujar Tsai.

img_title Lagi Pameran di GIIAS Makassar 2026, Harga Mobil BAIC Dipotong Rp100 Juta

"Tetapi, saya memiliki keyakinan pada setiap individu bahwa setiap saudara dan saudari angkatan udara kita yang terlatih mampu mengangkat tanggung jawab berat ini," katanya.

Kunjungan Tsai adalah respons dari pergerakkan 37 pesawat, termasuk jet tempur dan pesawat pembom Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAAF) di wilayah udara Selat Taiwan, Jumat 18 September 2020.

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe

Pernyataan soal Mao Zedong Berujung Petaka, Sejumlah Brand China Tinggalkan Mbappe

Bintang sepak bola Prancis, Kylian Mbappe, kehilangan sejumlah sponsor di China setelah video wawancaranya yang membahas pendiri Republik Rakyat China, Mao Zedong

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut