Tragis, Gubernur dan 40 Pasukan Taliban Tewas Diserang Singa Gurun

VIVA Militer: Kondisi pasukan Taliban usai diserang Singa Gurun.
Sumber :

VIVA – Nasib tragis dialami Gubernur Taliban untuk Provinsi Bamyan, Afghanistan, Molavi Anas. Dia tewas bersama 40 pasukannya akibat serangan militer Angkatan Bersenjata Afghanistan.

img_title Bantah Tudingan Sarang Terorisme Global, Taliban Mau Normalisasi Hubungan dengan AS

Berdasarkan siaran resmi yang didapatkan VIVA Militer dari Korps Shaheen Falcon 209, Kamis 5 Agustus 2021, Anas terbunuh di perbatasan antara Distrik Dara Souf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur yang diangkat sendiri oleh Taliban itu tewas setelah diserang pasukan Singa Gurun melalui serangan udara. Ketika pesawat pasukan Singa Gurun menjatuhkan bom dari langit, Anas dan pasukannya sedang berada di basis pertahanan mereka.

img_title Perkuat Daya Saing Industri Kesehatan RI, Bio Farma Group Ekspor Indofarma ke Afghanistan

Anas dan 40 pasukan Taliban tewas dan 13 orang lainnya terluka parah. Tak hanya itu saja, berbagai kendaraan dan peralatan perang juga hancur dibombardir.

Perlu diketahui, situasi di Afghanistan saat ini sedang membara. Penyebabnya Taliban berusaha merebut kekuasaan dengan cara angkat senjata. Beberapa kota berhasil mereka serang dan kuasai, sampai akhirnya Angkatan Bersenjata Nasional Afghanistan melakukan operasi penumpasan besar-besaran di semua wilayah.

img_title Afghanistan-Pakistan Umumkan Setop Perang Sementara untuk Rayakan Idul Fitri

Taliban mulai bertingkah dan ingin berkuasa setelah terjadi penarikan pasukan asing besar-besaran dari Afghanistan, terutama pasukan dari militer Amerika Serikat alias US Army.

Baca: Kabar Duka, Ternyata Ada 3 Jenderal TNI Meninggal Dunia

Militer Afghanistan tiba di dekat lokasi serangan Taliban di Mazar-i-Sharif.

Pasukan Afghanistan-Pakistan Baku Tembak di Perbatasan Garis Durand

Bentrokan sengit antara pasukan Afghanistan dan Pakistan terjadi di sepanjang Garis Durand, yaitu perbatasan antara kedua negara. Dilaporkan ada korban jiwa

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut