Dahsyat, Samudera Pasifik Bergolak Dihantam Rudal Gunung Api Rusia

VIVA Militer: Dampak ledakan rudal militer Rusia.
Sumber :

VIVA – Militer Rusia baru saja menyiarkan aksi mereka membuat Samudera Pasifik bergolak dahsyat dengan peluru kendali (rudal) jelajah.

img_title Jembatan Baru China-Korut Dibuka, Persaingan Pengaruh dengan Rusia Jadi Sorotan

Dalam siaran resmi yang diterima VIVA Militer, Rabu 29 September 2021, militer Rusia menyatakan telah menembakan dua rudal sekaligus di wilayah lautan Samudera Hindia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua rudal itu yakni si gunung berapi alias Rudal Jelajah Vulkan dan Rudal Jelajah Granit. Kedua rudal ditembakkan dari dua kapal penjelajah.

img_title Arab Saudi Cegat Rudal Houthi, 4 Orang Luka-15 Rumah Rusak

"Kapal penjelajah Varyag dan kapal penjelajah rudal bawah air nuklit Omsk melakukan peluncuran rudal jelajah," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam siaran resminya.

VIVA Militer: Dampak ledakan rudal militer Rusia.

Photo :

img_title 3 Negara Besar Punya Urusan dengan Alien

Militer Rusia tak menyebutkan secara detail lokasi penembak kedua rudal jelajah itu. Namun yang pasti sebuah titik di Samudera Pasifik telah disterilkan dengan cara ditutup selama penembakan rudal berlangsung.

Penembakan rudal berlangsung mulus, kedua rudal terbang cepat dan memburu target yang telah ditetapkan, yaitu sebuah kapal berukuran besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut kontrol objektif, kedua rudal berhasil menyerang target yang jauhnya lebih dari 450 kilometer dari lokasi peluncuran," tulis Kemhan Rusia.

Dari gambar-gambar yang dirilis, terlihat detik-detik kedua rudal meluncur dan menghantam kapal hingga hancur dan tenggelam di dasar samudera. Tampak juga air lautan di sekitar lokasi target bergolak dahsyat.

VIVA Militer: Rudal balistik milisi Houthi Yaman

Serangan Houthi ke Pangkalan Militer di Yaman Tenggara Tewaskan 73 Orang

Sejumlah 73 orang dipastikan tewas akibat serangan terhadap pusat pelatihan keamanan di sebuah pangkalan di militer Yaman tenggara yang dilakukan oleh Houthi.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut