Kepung China, Malaysia Mau Pasang Radar Amerika di Muka Indonesia

VIVA Militer: Titik lokasi Bintulu.
VIVA Militer: Titik lokasi Bintulu.
Sumber :
  • Repro Google Map

VIVA – Ternyata Amerika Serikat telah mengucurkan dana besar untuk membelikan militer Malaysia persenjataan baru yang dapat mengepung pergerakan China di Laut China Selatan.

Persenjataan baru yang dibelikan Amerika Serikat untuk angkatan bersenjata Malaysia (Angkatan Tentera Malaysia/ATM) berupa Sistem Radar Berbasis Darat alias radar jarak jauh.

Dilansir VIVA Militer dari DSA, Jumat 29 Oktober 2021, Amerika Serikat telah mengucurkan uang sebesar lebih dari 25 juta Dollar AS kepada Lockheed Martin untuk kontrak pembangunan sistem radar jarak jauh itu.

Dalam pernyataan Departemen Pertahanan Amerika Serikat tertanggal 24 September disebutkan bahwa perusahaan cabang Lockheed Martin di Liverpool, New York, telah mendapatkan kontrak untuk "Malaysia Ground Based Radar System".

VIVA Militer: AN/TPS-77

VIVA Militer: AN/TPS-77

Photo :
  • Lockheed Martin

Kontrak Departemen Pertahanan AS akan selesai pada 30 September er. Biaya pengadaan radar jarak jauh untuk pemerintah Malaysia didanai melalui alokasi 'Fiscal 2021 Building Partner Capacity Funds' oleh pemerintah Amerika Serikat.

Sistem radar yang dibelikan Amerika itu bakal dioperasikan Angkatan Udara militer Malaysia (Royal Malaysian Air Force/RMAF) Kemungkinan besar menurut situs Pertahanan Malaysia, radar yang itu berjenis AN/TPS-77. Radar ini sangat mumpuni karena memiliki jangkauan radar 470 kilometer.

Dan kemungkinan besar radar itu bakal ditempatkan militer Malaysia tepat di muka wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yaitu di utara Pulau Kalimantan, tepatnya di pangkalan udara baru Bare Bone Base yang akan dibangun Malaysia di Bintulu, Sarawak.

VIVA Militer: RMAF berlatih radar di Amerika.

VIVA Militer: RMAF berlatih radar di Amerika.

Photo :
  • Malaysia Defence

Lokasi ini sangat ideal bagi Malaysia untuk memantau pergerakan militer China, terutama lalu lalang pesawat militer China, sebab tempatnya tepat berada berhadapan dengan Laut China Selatan (LCS).

Sejauh ini militer Malaysia sudah mempersiapkan pasukan untuk mengoperasikan radar itu, mereka berasal dari Sektor Pertahanan Udara Barat RMAF. Mereka sudah diutus ke Camp Rilea, Oregon markas militer Amerika Serikat untuk berlatih pengoperasian radar.

Baca: Cucu Nabi Muhammad Datangi Markas Batalyon TNI Penangkap Gembong PKI