Pentolan Pasukan Elite Rusia Tewas Diterjang Roket Amerika

VIVA Militer: Komandan satuan elite lintas udara Rusia, Kolonel Andriy Vasilyev
Sumber :
  • dailymail.co.uk

VIVA – 40 orang tentara Rusia dikabarkan tewas setelah markas komando di dekat kota Izyum, Donbas, Ukraina, dihantam serangan roket. Para prajurit Rusia ini jadi korban pertama serangan roket HIMARS buatan Amerika Serikat (AS).

img_title Fakta-Fakta Kematian Misterius Pekerja Lab Rusia, Hampir 200 Orang Dipantau

Meskipun belum diketahui kapan terjadinya serangan tersebut, sejumlah video menunjukkan pasukan Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU) akhirnya menjadikan Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) sebagai andalan baru dalam perang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VIVA Militer melaporkan dalam berita sebelumnya, sebuah video berdurasi 44 detik menunjukkan detik-detik roket HIMARS menghancurkan pos komando militer Rusia di Izyum.

img_title Virus Misterius Tewaskan Peneliti di Rusia, Akankah Bisa Jadi Wabah Baru?

Kemudian dalam video lainnya yang berdurasi 1 menit 5 detik, tampak satu unit kendaraan pengangkut roket HIMARS menembakkan artilerinya. Sayangnya, tak diketahui posisi tempat roket ditembakkan.

VIVA Militer: Komandan satuan elite lintas udara Rusia, Kolonel Andriy Vasilyev

Photo :
  • dailymail.co.uk

img_title OPEC+ Tahan Produksi Minyak November, Rusia dan Saudi Sepakat Tak Tambah Pasokan

Serangan pertama roket HIMARS kabarnya tak cuma menghabisi nyawa 40 tentara Rusia. Seorang perwira satuan elite Angkatan Darat Rusia, Kolonel Andrei Vasilyev, juga ikut tewas dalam serangan tersebut.

Akan tetapi, waktu kematian Vasilyev masih belum bisa dipastikan. Ada yang menyatakan perwira berusia 49 tahun ini tewas di pos komando Izyum.

Di sisi lain, ada juga yang meyakini Komandan Resimen Garda Lintas Udara ke-37 Angkatan Darat Rusia ini meregang nyawa pada Jumat 24 Juni 2022. Bersamaan dengan munculnya video penembakan roket HIMARS oleh militer Ukraina untuk pertama kalinya.

Seperti yang diketahui, sejumlah unit roket HIMARS baru saja tiba di Ukraina usai dikirim Amerika beberapa waktu lalu. 

VIVA Militer: Militer Ukraina tembakkan roket HIMARS buatan Amerika

Photo :
  • dailymail.co.uk

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun terus mendapat kecaman Rusia, Negeri Paman Sam di bawah komando Presiden Joe Biden tak berhenti mengirim bantuan senjata ke Ukraina.

Sistem artileri roket dan rudal balistik taktis ini diproduksi oleh perusahaan industri pertahanan AS, Lockheed Martin pada 2010 silam. Roket HIMARS mampu menjangkau sasaran sejauh 500 kilometer (190 mil), dengan jarak efektif serangan mencapai 300 kilometer.

Presiden AS Donald Trump bersama Presiden China Xi Jinping di Kuil Surga, Beijing

Usai Pertemuan Trump dan Xi Jinping September lalu, 4 Hal Ini Masih Jadi Sorotan

Pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump pada 23 September lalu di Washington mendapat perhatian luas di Asia. Kunjungan tersebut menghasilkan sejumlah keputusan

img_title
VIVA.co.id
7 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut