Ratusan Kendaraan Perang Turki Masuk Ukraina

VIVA Militer: Kendaraan lapis baja BMC Kirpi militer Turki
VIVA Militer: Kendaraan lapis baja BMC Kirpi militer Turki
Sumber :
  • Youtube

VIVA – Menghadapi fakta banyaknya unit kendaraan tempur yang dihancurkan pasukan Rusia, militer Ukraina mendatangkan ratusan unit kendaraan lapis baja BMC Kirpi dari Turki.

Dilansir VIVA Militer dari Interfax-Ukraine, Angkatan Bersenjata Ukraina (ZSU) akan menerima total 150 unit kendaraan lapis baja pengangkut personel BMC Kirpi. 

Kedatangan kedaraan perang buatan Turki ini dikonfirmasi langsung oleh Yuriy Mysiagin, Wakil Kepala Parlemen Komite Keamanan, Pertahanan dan Intelijen Nasional Ukraina.

Dijelaskan Mysiagin, saat ini 50 unit kendaraan lapis baja BMC Kirpi sudah sampai ke tangan militer Ukraina. Usai pengiriman gelombang pertama, puluhan unit BMC Kirpi diberikan kepada dua brigade Korps Infanteri Angkatan Laut Ukraina atau Marinir Ukraina.

VIVA Militer: Kendaraan lapis baja BMC Kirpi militer Turki

VIVA Militer: Kendaraan lapis baja BMC Kirpi militer Turki

Photo :
  • donanimhaber.com

"Pengangkut personel lapis baja BMC Kirpi Turki sudah berada di Angkatan Bersenjata Ukraina. Dua brigade marinir sudah menggunakan 50 unit," ucap Mysiagin

Lebih lanjut Mysiahin melanutkan, etelah kedatangan 50 unit kendaraan lapis baja BMC Kirpi gelombang pertama, 150 unit lainnya diharapkan akan tiba dalam waktu dekat. 

Militer Ukraina memilih BMC Kirpi sebagai salah satu moda transportasi pasukan dalam pertempuran. Diproduksi oleh perusahaan manufaktur kendaraan militer Turki, BMC, kendaraan ini diungkap Mysiagin memiliki banyak keunggulan.

Selain anti-ranjau dan dilindungi dengan lapisan baja B6 STANAG 4569 Level 3 (MRAP), BMC Kirpi juga memiliki senjata utama berupan senapan mesin kaliber 12,7 mmm.

VIVA Militer: Kendaraan lapis baja BMC Kirpi militer Turki

VIVA Militer: Kendaraan lapis baja BMC Kirpi militer Turki

Photo :
  • militaryfactory.com

Mampu mengangkut 12 personel plus pengendara, BMC Kirpi memiliki jarak operasional sejauh 1.000 kiloneter dengan kapasitas maksimal bahan bakar 310 liter.

"Kami menunggu 150 unit lagi. Sebuah senapan mesin yang bisa dioperasikan secara manual dan diputar 360 derajat, sistem pemadam kebakaran, perlindungan ranjau, baja B6, 12 prajurit dan ditambah kru," kata Mysiagin.