Demi Perangi Rusia, NATO Jadikan Ukraina Pion Perang

VIVA Militer: M142 Sistem Artileri Roket Mobilitas Tinggi (HIMARS)
VIVA Militer: M142 Sistem Artileri Roket Mobilitas Tinggi (HIMARS)
Sumber :
  • army.mil

VIVA –  Sembilan bulan Perang Rusia - Ukraina berlangsung. Selama itu pula Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara ( NATO ) tak henti-hentinya memberikan dukungan terhadap Ukraina. Tak terkecuali, mobilisasi tentara bayaran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, kembali memberikan pernyataan tegas terkait intervensi negara-negara NATO dalam konflik Rusia-Ukraina.

Ketergantungan pemerintah dan militer Ukraina kepada bantuan keuangan hingga persenjataan Barat. Tak hanya itu sejumlah besar bayaran tentara juga dikerahkan negara-negara NATO, untuk membantu pasukan Ukraina melawan militer Rusia.

"Tentara Ukraina telah lama bergantung sepenuhnya pada pasokan senjata Barat, intelijen, instruktur, dan tentara bayaran mereka. Itu hanyalah sebuah alat," ujar Zakharova dikutip VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, TASS.

VIVA Militer: Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky

VIVA Militer: Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky

Photo :
  • ukrinform.net

"Semakin banyak fakta yang muncul dan menunjukkan bahwa ada konfrontasi antara Rusia dan NATO di Ukraina. Semakin banyak pakar militer dari negara-negara aliansi bertempur di selusin perusahaan militer swasta dan Angkatan Bersenjata Ukraina," katanya.

Zakharova bahkan berani menyebut rezim Presiden Volodymyr Zelensky selalu menuruti perintah Barat kepadanya. Salah satunya adalah menolak perdamaian dan terus memperpanjang konfrontasi bersenjata.

Halaman Selanjutnya
img_title