Jenderal Rusia Jadi Target Pembunuhan Intel Ukraina

VIVA Militer: Layanan Keamanan Federasi Rusia (FSB)
Sumber :
  • radioflorida.lrct.cu

VIVA – Layanan Keamanan Federasi Rusia (FSB) menangkap seorang yang dicurigai sebagai agen intelijen Ukraina di wilayah Oblast (Provinsi) Voronez, Kamis 23 November 2023.

img_title Jembatan Baru China-Korut Dibuka, Persaingan Pengaruh dengan Rusia Jadi Sorotan

Dilansir VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti, seorang pemuda berusia 28 tahun diyakini tengah bersiap membunuh seorang perwira tinggi militer Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, FSB juga menyebut pemuda itu merencanakan sejumlah aksi teror dan sabotase di wilayah Rusia. 

img_title 3 Negara Besar Punya Urusan dengan Alien

"Aktivitas ilegal seorang pemuda Ukraina kelahiran 1995 terlibat dalam persiapan sabotase dan aksi terorisme, atas instruksi dari layanan khusus Ukraina terhadap salah satu pejabat tinggi militer," bunyi pernyataan FSB.

Lebih lanjut FSB menyatakan pemuda tersebut  direkrut oleh Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahnan Ukraina (GUR), pada September 2022 di daerah Kharkiv.

img_title Kisah Legendaris: Bogem Mentah Daud Yordan Guncang Rusia

Pemuda itu juga sempat mendapatkan pelatihan intelijen dan militer. Setelah proses pelatihan, pemuda itu diberikan misi awal untuk mencari tahu alamat tempat tinggal salah satu jenderal Rusia.

Pencarian alamat berujung pada tugas yang diberikan untuk memasang peledak, dan membunuh perwira tinggi Angkatan Bersenjata Federasi Rusia (VSRF).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemuda itu membawa alat peledak rakitan yang berisi 1 kilogram TNT, dengan pematik dua detonator listrik. Dengan mekanisme pengaktivan melalui saluran radio.

Selain itu, intelijen Rusia juga menemukan  paspor Rusia palsu yang digunakan untuk melarikan diri dari negara Rusia setelah melakukan kejahatan.

VIVA Militer: Rudal balistik milisi Houthi Yaman

Serangan Houthi ke Pangkalan Militer di Yaman Tenggara Tewaskan 73 Orang

Sejumlah 73 orang dipastikan tewas akibat serangan terhadap pusat pelatihan keamanan di sebuah pangkalan di militer Yaman tenggara yang dilakukan oleh Houthi.

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut