Israel Bunuh Pentolan Hamas Yahya Sinwar

VIVA Militer: Kepala Biro Politik Hamas, Yahya Sinwar
Sumber :
  • tehrantimes.com

VIVA – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali menghabisi nyawa pemimpin kelompok perlawanan Hamas Palestina, Yahya Sinwar, Kamis 17 Oktober 2024. Sinwar adalah pentolan Hamas lainnya yang mati di tangan tentara zionis.

img_title Kemlu RI Buka Suara Usai Israel Tolak Pesawat yang Diawaki Pilot WNI

Menurut laporan yang dilansir VIVA Militer dari The New York Times, Sinwar tewas dalam serangan militer Israel di Jalur Gaza, Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan Pertahanan Israel merilis sebuah video yang memperlihatkan sebuah pesawat tanpa awak (drone), menggempur sebuah gedung di kota Rafah.

img_title Israel Larang Pilot dari 31 Negara Termasuk Indonesia Terbang ke Wilayahnya, Ada Apa?

Dalam sebuah video berdurasi 48 detik, militer Israel menunjukkan sebuah gedung yang porak poranda akibat serangan drone. Di mana, seorang mayat terlihat berada di atas kursi yang diyakini adalah Sinwar.

img_title Arab Saudi Tolak Mentah-Mentah Bantuan Militer Israel untuk Lawan Houthi, Ini Alasannya

"Tereliminasi: Yahya Sinwar," bunyi pernyataan Pasukan Pertahanan Israel dalam akun X (Twitter) resminya.

Dalam laporan lain yang dikutip VIVA Militer dari Agence France-Presse (AFP), Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengumumkan kematian Sinwar.

"Setelah setahun pengejaran, pasukan berhasil menghabisi Yahya Sinwar, pemimpin organisasi teroris Hamas. Ini adalah hari yang berat bagi kejahatan," ujar Netanyahu.

Lahir di kota Khan Yonis, 29 Oktober 1962, Sinwar sebelumnya menjabat sebagai Pemimpin Hamas di Jalur Gaza. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia ditunjuk menjadi Kepala Biro Politik Hamas padan 6 Agustus 2024, menggantikan posisi Ismail Haniyeh yang juga tewas di tangan militer Israel pada 31 Juli 2024.

Ilustrasi serangan Israel ke Lebanon

Brutal! 3 Juta Buku Lenyap akibat Serangan Israel di Lebanon, Puluhan Perpustakaan Hancur

Lebih dari 3 juta buku dilaporkan hancur akibat serangan udara Israel di Lebanon sejak 2023. Puluhan perpustakaan umum dan ratusan perpustakaan pribadi turut terdampak.

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut