Kapal Perang Amerika Dihantam 16 Rudal, Jenderal Yahya: Alhamdulillah

VIVA Militer: Kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy)
Sumber :
  • Mehr News Agency

VIVA – Sebuah kapal perusak milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah menjadi sasaran serangan lebih dari selusin rudal di perairan Laut Arab, Minggu 1 Desember 2024.

img_title Demokrat Kuasai DPR-Senat usai Menangi Pemilu Sela AS, Berpengaruh ke Ruang Gerak Trump?

Selain kapal perusak, tiga kapal pasokan yang juga diklaim milik militer Amerika Serikat juga ikut menjadi target serangan di Teluk Aden. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari Mehr News Agency, informasi ini diungkap oleh Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree.

img_title Kalah Telak dalam Pemilu Sela, Donald Trump Salahkan Perang Iran

Menurut Saree, operasi tersebut dilancarkan oleh unit angkatan laut, angkatan udara dan pasukan rudal militer Yaman. 

VIVA Militer: Brigadir Jenderal Yahya Saree

Photo :
  • AFP/Mohammed Huwais

img_title Donald Trump Disebut Bakal Tak Berkutik, Rakyat AS Datangi TPS Salurkan Suara untuk Pemilu Sela

Selain menembakkan 16 unit rudal balistik, militer Yaman juga mengerahkan pesawat tanpa awak (drone).

Belum diketahui nama kapal perang Amerika yang menjadi sasaran serangan. Namun demikian, ketiga kapal kargo diketahui sebagai Stena Impeccable, Maersk Saratoga dan Liberty Grace.

"Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Angkatan Rudal Angkatan Bersenjata Yaman, dengan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa, telah melaksanakan operasi militer gabungan yang kualitatif," ujar Saree.

"Menargetkan sebuah kapal perusak Amerika dan tiga kapal pasokan milik tentara Amerika, yaitu Stena Impeccable, Maersk Saratoga dan Liberty Grace," katanya.

VIVA Militer: Kapal kargo Stena Impeccable

Photo :
  • Port of Hamburg

Lebih lanjut Saree menegaskan, serangan lebih dari selusin rudal dan pesawat tak berawak militer Yaman mengenai sasarannya dengan tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah, serangannya akurat dan langsung," ucap Saree melanjutkan. 

"Operasi ini dilakukan dengan menggunakan enam belas rudal balistik dan rudal jelajah bersayap serta sebuah pesawat tanpa awak di Laut Arab dan Teluk Aden," katanya.

Presiden AS Donald Trump.

Trump Sebut Tata Surya dan Antariksa Milik Umat Manusia, Bisa Dieksplorasi AS

Donald Trump menandatangani deklarasi yang menyatakan tata surya dan seluruh wilayah antariksa di luar Bumi milik seluruh umat manusia, dan terbuka untuk dieksplorasi

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut