Tegang, Pasukan TNI Angkatan Laut Tembaki Kapal Bandar Narkotika

VIVA Militer: Kapal perang TNI Angkatan Laut menembakkan meriam
VIVA Militer: Kapal perang TNI Angkatan Laut menembakkan meriam
Sumber :
  • koramada2.tnial.mil.id

VIVA – Peristiwa menegangkan terjadi di wilayah Sei Pancang, Kalimantan Utara. Sebuah kapal cepat jadi sasaran tembak pasukan gabungan Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Sei Pancang dan Tim SFQR (Second Fleet Quick Respons) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nunukan.

Menurut laporan yang dikutip VIVA Militer dari situs resmi TNI Angkatan Laut, pasukan gabungan Posal Sei Pancang dan Tim SFQR Lanal Nunukan, berhadapan dengan bandar narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) asal Malaysia, Minggu 18 Juli 2021 lalu.

Menurut keterangan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut (P) Nonot Eko Febrianto, pihaknya menerima informasi bahwa akan ada penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu.

Mendengar kabar tersebut, Danlanal Nunukan langsung mengerahkan Tim SFQR untuk bergerak. Tim dibagi menjadi dua, untuk memantau wilayah laut dan darat. Tim darat langsung menyisir pesisir wilayah Nunukan, sementara tim laut melakukan patroli di perairan Nunukan dan Sebatik.

Photo :
  • Youtube

Benar saja, sekitar pukul 03.15 Waktu Indonesia Tengah (WITA), terdengar suara sebuah kapal cepat (speedboat) melaju kencang menuju sebuah kios minyak di wilayah Sei Bolong. 

Tim darat yang melakukan pengintaian, berhasil mengendap dan mendapati seorang yang berada di kapal cepat membuang sesuatu ke atas kios.

Melihat aksi itu, anggota Tim SFQR yang bertugas di wilayah darat langsung merangsek keluar. Tersentak, kapal cepat itu langsung kabur. Meskipun coba dihentikan dengan tembakan peringatan, kapal cepat tersebut tetap maju dengan kecepatan tinggi.

Ternyata, saat Tim SFQR Lanal Nunukan memeriksa barang yang dibuang penumpang kapal cepat, ditemukan plastik hitam. Di dalamnya terdapat enam bungkus sabu-sabu, yang langsung diamankan ke Markas Komando (Mako) Lanal Nunukan.

Photo :
  • tnial.mil.id

Beberapa jam kemudian, tepatnya pukul 06.30 WITA, Danposal Sei Pancang, Letda Laut (E) Lilik Susanto, mendapati kapal cepat mencurigakan dari arah Tawau, Malaysia, memasuki perairan Sebatik.

Merasa ada yang aneh, Lilik pun memanggil kapal cepat tersebut. Akan tetapi, kapal cepat itu lagi-lagi kabur dan terlihat juga penumpangnya tengah membuang sesuatu. 

Akhirnya, dua orang yang berada di speedboat berhasil diamankan di Dermaga Sei Nyamuk. Barang-barang yang coba dibuang oleh orang di kapal cepat it ternyata adalah dua bngkus sabu-sabu ukuran sedang dan dua bungkus ukuran kecil.

Dari hasil penangkapan di dua tempat berbeda, total diamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 300,40 gram dan 125,56 gram.