Kepala Disabet Parang, Warga Papua Ditolong Prajurit Garuda Merah TNI

VIVA Militer: Luka sabetan pedang warga Papua yang ditolong prajurit TNI
VIVA Militer: Luka sabetan pedang warga Papua yang ditolong prajurit TNI
Sumber :
  • tniad.mil.id

VIVA – Peristiwa nahas menimpa Lukas Watae, warga Kabupaten Keerom, Papua. Darah mengucur deras dari kepala pria berusiaa 37 tahun itu, akibat luka sabetan parang. Beruntung, Lukas mendapat pertolongan dari prajurit TNI Angkatan Darat.

Dalam laporan yang dikutip VIVA Militer dari situs resmi TNI Angkatan Darat, Lukas terlibat perkelahian dengan dua orang tak dikenal saat sedang berada di kebunnya. Akibat keributan itu, Lukas mengalami luka sabetan parang di sisi kiri kepalanya. 

Hal tersebut dijelaskan oleh Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis 403/Wirasada Pratista (Yonif Mekanis 403/WP), Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, Selasa 19 Oktober 2021.

Mengalami luka yang cukup lebar, keluarga korban yang diketahui bernama Martin Watae langsung membawa korban ke Pos Komando Kompi (Poskoki) Yuruf Kompi Tempur (Kipur) 1 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/WP.

Menurut penjelasan Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, korban Lukas Watae mengalami luka robek sepanjang 9 cm di sisi kiri kepalanya dengan kedalam 1 cm. 

VIVA Militer: Prajurit Yonif Mekanis 403/WP menolong warga Papua
Photo :
  • tniad.mil.id

VIVA Militer: Prajurit Yonif Mekanis 403/WP menolong warga Papua

Untuk menutup luka Lukas, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 403/WP menjahit luka korban kurang lebihs sekitar 12 jahitan.