Awas OPM, Pasukan Kalajengking Sakti TNI Segera Datang ke Papua

VIVA Militer: Asops Panglima TNI cek kesiapan Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti
Sumber :
  • kodam1-bukitbarisan.mil.id

VIVA – Ratusan prajurit TNI Angkatan Darat dari Batalyon Infanteri 126/Kala Cakti (Yonif 126/KC) tengah bersiap untuk menjalankan misi pengamanan perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG). 

Panglima TNI Putuskan untuk Mengubah Sebutan KKB Menjadi OPM

Satuan tempur infanteri yang berada di bawah kendali Komando Resor Militer 022/Pantai Timur (Korem 022/Pantai Timur), Komando Daerah Militer I/Bukit Barusan (Kodam I/Bukit Barisan, akan segera diterbangkan ke Papua dengan peran sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas RI-PNG).

Jelang keberangkatan, Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti menerima kunjungan Asisten Operasi Panglima TNI (Asops Panglima TNI), Mayjen TNI Syafruddin.

Sosok Matias Gobay, Dalang OPM atas Penembakan Keji Danramil Aradide

Didampingi Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/Bukit Barisan, Brigjen TNI Purwito Hadi Wardhono, Asops Panglima TNI melakukan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiaops) Satgas Yonif 126/Kala Cakti.

Bertempat di Markas Komando (Mako) Yonif 126/Kala Cakti, Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut), Selasa 19 Oktober 2021, Asops Panglima TNI juga memberikan arahan kepada ratusan prajurit.

Panglima TNI Geram Danramil Ditembak OPM, Iran Punya Hak Balas Dendam ke Israel

VIVA Militer: Asops Panglima TNI beri arahan Satgas Pamtas Yonif 126/Kala Cakti

Photo :
  • kodam1-bukitbarisan.mil.id

Ditegaskan Mayjen TNI Syafruddin, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/Kala Cakti harus bisa mengambil hati masyarakat Papua. Sebab selain pengamanan wilayah perbatasan, anggota satgas juga memiliki tugas untuk membangun daerah bersama dengan masyarakat.

Tak hanya itu, Asops Panglima TNI juga mengingatkan agar para prajurit senantiasa berpedoman dengan prosedur dan ketetapan (protap) yang berlaku. Memahami tugas pokok yang diberikan, serta bekerja secara profesional.

"Setiap prajurit harus melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Secara profesional memahami tugas pokok yang sudah diberikan, dengan berpedoman kepada protap yang berlaku," tegas Asops Panglima TNI, dikutip VIVA Militer dari situs resmi Kodam I/Bukit Barisan.

Sebagai informasi, Yonif 126/Kala Cakti adalah salah satu satuan tempur infanteri yang memiliki banyak pengalaman tugas. Berdiri pada 8 September 1965, Yonif 126/Kala Cakti pernah diterjunkan ke berbagai palagan.

Beberapa operasi yang pernah dijalankan oleh Yonif 126/Kala Cakti adalah operasi penumpasan Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI), penumpasan Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak/Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (PGRS/Paraku), hingga Operasi Seroja di Timor-Timur (sekarang Timor Leste).

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya