TNI AL Kerahkan 4.300 Prajurit TNI Rebut Pulau Dabo Singkep dari Musuh

VIVA Militer: KSAL kerahkan 4300 prajurit TNI Angkatan Laut serbu Dabo Singkep
VIVA Militer: KSAL kerahkan 4300 prajurit TNI Angkatan Laut serbu Dabo Singkep
Sumber :
  • Istimewa/Viva Militer

VIVA – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono hari ini mengerahkan sekitar 4300 prajurit TNI Angkatan Laut dari berbagai unsur satuan untuk merebut Pulau Dabo Singkep, Kepulauan Riau yang saat ini telah dikuasai oleh musuh.

Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyatakan, 4300 prajurit TNI Angkatan Laut yang terdiri dari unsur Kapal Perang TNI Angkatan Laut, pangkalan TNI Angkatan Laut, serta Marinir TNI Angkatan Laut itu diskenariokan akan merebut sebuah pulau yang saat ini telah dikuasai oleh musuh. 

Laksamana TNI Yudo memaparkan, ratusan prajurit Intai Tempur (Taipur) Marinir TNI Angkatan Laut sudah bergerak ke pusat pertahanan lawan sejak malam tadi untuk membuka atau mensterilkan alur pantai yang akan digunakan sebagai Operasi Pendaratan Amfibi TNI Angkatan Laut di Pulau Dabo Singkep.

"Ada sekitar 33 Kapal Perang, 46 unit kendaraan tempur Tank Amfibi dari Korps Marinir yang akan kita kerahkan dalam operasi pendaratan dan 16 Pesawat Udara Puspenerbal yang akan dilibatkan dalam Latihan Operasi Pendaratan Amfibi di Puslatpur Dabo Singkep tahun ini," kata KSAL Laksamana TNI Yudo Margono ketika Apel Gelar Pasukan Latopsfib Tahun 2021 di Dermaga JICT 2, Jakarta Utara, Jum'at, 22 Oktober 2021.

VIVA Militer: KSAL lepas 4300 prajurit TNI Angkatan Laut dalam Latopsfib 2021
Photo :
  • Istimewa/Viva Militer

VIVA Militer: KSAL lepas 4300 prajurit TNI Angkatan Laut dalam Latopsfib 2021

Lebih jauh Kasal menjelaskan,  Latihan Operasi Pendaratan Amfibi (Latopsfib) Tahun 2021 ini merupakan agenda rutin yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut atau yang biasa disebut dengan Latihan Armada Jaya. Seharusnya latihan Armada Jaya ini digelar pada bulan Juni 2021 lalu, tapi karena situasi pandemi COVID-19 latihan tersebut ditunda dan baru digelar hari ini.

Dalam latihan ini, lanjutnya, TNI Angkatan Laut telah menggabungkan seluruh unsur kekuatan Alustista baik yang dimiliki oleh Komando Armada (Koarmada) I, Koarmada II, Kolinlamil, Korps Marinir, Puspenerbal, serta Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL.