Kencana Zero Four, Kisah Pasukan TNI Tantang Bahaya di Afghanistan

26 WNI di Afghanistan tiba di Indonesia setelah berhasil dievakuasi dari Kabul
26 WNI di Afghanistan tiba di Indonesia setelah berhasil dievakuasi dari Kabul
Sumber :
  • Puspen TNI

VIVA – Di saat banyak orang melarikan diri dari Kabul, dikarenakan konflik yang melanda, sejumlah prajurit TNI Angkatan Udara malah masuk ke ibukota Afghanistan itu. Tanpa rasa takut, personel Skadron Udara 17 mendarat di Bandara Internasional Hamid Karzai, 18Agustus 2021 lalu.

Dengan menggunakan pesawat Boeing 737-400 TNI Angkatan Udara, personel Skadron Udara 17 Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdana Kusuma (Skadud 17 Lanud Halim Perdanakusuma), tiba di negara yang saat itu sudah dikuasai pejuang Taliban.

Misinya jelas, para prajurit TNI Angkatan Udara harus mengevakuasi 26 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Afghanistan saat itu.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dengan sigap langsung membuat Tim Satuan Tugas (Satgas) Evakuasi WNI di Afghanistan. Tim Satgas dipimpin oleh Asisten Inteljen Komando Operasi Khusus (Asintel Koopsus) TNI Kolonel Pas Dili Setiawan, dengan pilot Letkol Pnb Ludwig Bayu dan Mayor Pnb Mulyo Hadi.

Bukan perkara mudah melaksanakan proses evakuasi WNI di negara konflik itu. Faktanya, sejumlah dinamika yang terjadi di lapangan membuat pemerintah Republik Indonesia (RI) pada akhirnya mengerahkan pesawat militer, dari rencana semula menggunakan pesawat sipil.

VIVA Militer: Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyerahkan buku Kencana Zero Four
Photo :
  • Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau)

VIVA Militer: Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menyerahkan buku Kencana Zero Four

Tak hanya itu, usai mengerahkan pesawat Boeing 737-400 TNI Angkatan Udara masalah belum usai. Izin mendarat pesawat sempat tertunda sebelum akhirnya berhasil didapat.