Tiba di Hawaii, Prajurit Marinir TNI AL Siap Ikuti Latma Rimpac 2022

VIVA Militer: Prajurit Marinir TNI AL ikuti latihan besar-besaran Rimpac di AS
VIVA Militer: Prajurit Marinir TNI AL ikuti latihan besar-besaran Rimpac di AS
Sumber :
  • Dispenal

VIVA – 35 prajurit tempur Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Satuan Tugas Latihan Bersama Multilateral Rim of The Pacific (Satgas Latma Rimpac) 2022 sudah tiba di Bandara Internasional Daniel K. Inouuye, Hawaii, Amerika Serikat.

Puluhan prajurit petarung Marinir itu tiba pada hari Senin, 27 Juni 2022 di Hawaii, Amerika Serikat. Setibanya di Hawaii, prajurit pilihan Marinir itu langsung menuju ke Marine Corps Base in Hawaii (MCBH) untuk melaksanakan proses administrasi kedatangan dan menempati camp latihan Rimpac 2022.

Untuk diketahui, Latihan Multilateral Rimpac adalah latihan besar-besaran Angkatan Laut yang digelar setiap dua tahun sekali antara Angkatan Laut AS (USN) dengan Negara Indo-Pasifik di bawah kendali Armada ke III US Navy.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenal, Kamis, 30 Juni 2022, kedatangan Unsur Tugas (UT) Marinir yang dikomandani Mayor Marinir Achmad Toripin itu disambut langsung oleh Atase Laut (Atal) RI Kolonel Laut (P) Yano Wenas dan Komandan Satgas (Dansatgas) Latma Rimpac 2022 Kolonel Laut (P) Lewis N. Nainggolan. 

35 Prajurit Marinir TNI Angkatan Laut yang baru tiba di Amerika Serikat itu akan segera bergabung dengan Satgas Rimpac TNI Angkatan Laut yang sudah datang terlebih dahulu di Hawaii dengan menggunakan kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai-332. 

"Keterlibatan TNI AL dalam Latma Rimpac merupakan salah satu program antara TNI AL dengan US Navy dalam rangka meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerja sama, dan secara eksternal memiliki tujuan untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL sesuai dengan harapan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono," kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono.

"Latma Rimpac juga dapat memberikan pengalaman langsung kepada TNI AL dalam menguji kemampuan operasi jarak jauh atau Long Range Operations," tambahnya.