Mayjen Achmad Marzuki Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Ini Kata KSAD

VIVA Militer: Mayjen TNI Achmad Marzuki ketika masih menjabat Pangdam IM
VIVA Militer: Mayjen TNI Achmad Marzuki ketika masih menjabat Pangdam IM
Sumber :
  • Pendam Iskandar Muda

VIVA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman angkat bicara terkait dengan pelantikan Mayor Jenderal TNI (Purn) Achmad Marzuki jadi Pejabat Gubernur Aceh menggantikan Nova Iriansyah yang telah habis masa jabatannya sebagai Gubernur Aceh sebelumnya.  

Orang nomor satu di Matra Angkatan Darat itu menjelaskan bahwa secara administrasi Mayjen TNI Achmad Marzuki telah mengajukan pengunduran diri atau pensiun dini dari kedinasan militer beberapa hari lalu.

"Beliau sudah pensiun dini," kata Kasad Jenderal TNI Dudung Abdurachman ketika dimintai oleh awak media, Selasa, 5 Juli 2022 kemarin.

Menurut Jenderal TNI Dudung, mantan Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) itu telah mengajukan surat permohonan pensiun dini sejak Juni lalu, dan usulan tersebut secara resmi telah disetujui oleh Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa selaku pimpinan tertinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada awal Juli 2022 lalu.

Lebih jauh lagi Jenderal Dudung menegaskan, pilihan Mayor Jenderal (TNI) Achmad Marzuki untuk mengajukan pensiun dini dari kedinasan aktif sebagai prajurit militer atau TNI adalah hak yang bersangkutan. 

Terkait dengan pengajuan dirinya sebagai Pejabat Gubernur Aceh oleh Kemendagri, Jenderal TNI Dudung menilai bahwa Mayjen TNI Achmad Marzuki adalah salah satu Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat yang pernah bertugas dan menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda Aceh, sehingga dia meyakini penunjukan tersebut pasti melihat latarbelakang dan aspirasi dari masyarakat Aceh. 

"Karena yang bersangkuta mantan Pangdam Aceh dan masyarakat menghendaki beliau, saya pikir demi kepentingan rakyat aceh tidak masalah," ujar Jenderal Dudung.