Pulang dari Papua Pasukan Petir Kostrad Digeledah PM TNI, Kenapa...

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.
VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.
Sumber :
  • Denpom IV/5 Semarang

VIVA – Kamis 11 Agustus 2022, merupakan hari yang berbahagia bagi prajurit Tentara Nasional Indonesia, Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 412/Bharata Eka Sakti, Komando Cadangan Strategis TNI Angkatan Darat (Kostrad).

Bagaimana tidak, hari itu akhirnya kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Teluk Palu 523 yang membawa mereka berlayar selama sebulan dalam perjalanan panjang dari Papua, sandar di dermaga Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.

Rasa syukur menjadi ucapan yang paling berharga tatkala satu-persatu kaki-kaki prajurit Yonif Raider 412/BES Kostrad menginjak tanah Jawa. Rasa lelah seolah sirna, yang ada tinggal kerinduan mendalam kepada keluarga yang sudah setahun lebih menanti di asrama mereka di Purworejo, Jawa Tengah.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.

Photo :
  • Penerangan Kostrad

Namun, sebelum bisa kembali ke rumah. Prajurit TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Papuaa Nugini, penyangga mobile harus menjalankan rangkaian prosedur kedatangan pasukan dari medan operasi.

Di dermaga ternyata pasukan baret biru dari Detasemen Polisi Militer IV/5 Semarang telah berbaris menanti mereka turun dari kapal. Para PM TNI ini dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan personel satgas yang baru datang.

Semua prajurit Yonif Raider 412/BES diperiksa secara ketat oleh personel Denpom. Tak cuma kantong baju dan celana, tapi ransel dan barang bawaan prajurit tak luput dari penggeledahan.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.

Photo :
  • Denpom IV/5 Semarang

Berdasarkan siaran Penerangan Denpom IV/5 Semarang dilansir VIVA Militer, Jumat 12 Agustus 2022, pemeriksaan prajurit TNI ini merupakan kegiatan rutin dan wajib dilaksanakan.

Menurut Wakil Komandan Denpom IV/5 Semarag, Mayor Cpm Dadang Dwi Saputro, pemeriksaan prajurit pasca operasi dilaksanakan untuk mencegah adanya barang terlarang atau barang yang dilindungi dibawa prajurit dari daerah penugasan. "Selama kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar," kata Mayor Cpm Dadang.

Setelah pemeriksaan itu, prajurit Yonif Raider 412/BES Kostrad mengikuti upacara penyambutan purna tugas yang dipimpin langsung oleh Panglima Divisi II Kostrad, Mayor Jenderal TNI Syafrial.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Raider 412/BES pulang tugas Papua.

Photo :
  • Penerangan Kostrad

"Selamat datang dan selamat berkumpul kembali dengan keluarga, semoga setiap tetesan keringat dan dharma bhakti yang telah kalian sumbangkan, diterima dan dicatat sebagai amal sholeh oleh Tuhan Yang Maha Kuasa," kata Mayjen TNI Syafrial.

Akhirnya setelah upacara tuntas, pasukan petir Kostrad itu mulai menaiki kendaraan dinas TNI yang akan membawa mereka untuk kembali ke rumah untuk bertemu keluarga yang sejak setahun lebih ditinggalkan tugas operasi di Papua.

Baca: 18 Tahun Mengabdi, Akhirnya Letkol Paulus Tinggalkan Kopassus TNI