Bangun Gereja di Tengah Teror OPM, Pasukan Tengkorak Kostrad TNI Dijaga Penuh Warga Bersenjata Panah

VIVA Militer: Pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak di lokasi gereja.
VIVA Militer: Pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak di lokasi gereja.
Sumber :
  • Yonif PR 305/Tengkorak

VIVA – Ada sebuah peristiwa yang sangat langka dialami prajurit TNI dari Satuan Organik Batalyon Infanteri Para Raider 305/Tengkorak, Kostrad dalam melaksanakan tugas di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Mau tahu apa peristiwa langka itu?

Jadi kemarin prajurit elite tempur militer TNI Angkatan Darat itu kembali melanjutkan pengerjaan pembangunan gereja terbengkalai yang ada Kampung Bazemba, Intan Jaya.

Sebelumnya Pasukan Tengkorak dengan terpaksa menghentikan sementara pengerjaan gereja karena sebagian besar prajurit harus melakukan patroli keamanan untuk menjaga keselamatan penduduk setempat, menyusul adanya rencana gangguan keamanan dari kelompok separatis teroris KST OPM Papua.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak di lokasi gereja.

VIVA Militer: Pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak di lokasi gereja.

Photo :
  • Yonif PR 305/Tengkorak

"Insya Allah bahan sudah cukup Komandan. Dengan ketambahan papan yang kita beli sore kemarin, kita sudah lega. Triplek juga dibelikan bang Poltak sesuai pesanan. Hitungan kami, seminggu sebelum Natal, sudah clear semua," ucap Letnan Basyir si Bos Koper yang menjadi penanggung jawab pengerjaan pembangunan Gereja Bazemba kepada Dansatgas Yonif PR 305/Tengkorak, Letnan Kolonel Inf Ardiansyah alias Raja Aibon Kogila.

Karena ditargetkan bangunan gereja harus tuntas sebelum Perayaan Natal 25 Desember 2022, Pasukan Tengkorak pun tancap gas pool gak pake rem mengerjakan pembangunan gereja itu.