Ditemukan Prajurit TNI di Hutan, Begini Nasib WNI dan Tas Bank Raksasa Dunia Isi Kristal 7 Miliar

VIVA Militer: Tas yang ditemukan Prajurit Satgas Yonif 645/GTY di hutan.
VIVA Militer: Tas yang ditemukan Prajurit Satgas Yonif 645/GTY di hutan.
Sumber :
  • Penerangan Kodam XII/Tanjungpura.

VIVA – Mungkin banyak pembaca setia, bagaimana kelanjutan dari kisah penemuan tas berlogo bank raksasa dunia yang ditemukan prajurit TNI, Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yudha di hutan Kalimantan, perbatasan negara RI dengan Malaysia.

Ternyata dari informasi resmi penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XII/Tanjungpura yang dilansir VIVA Militer, Rabu 8 Februari 2023,  tas berlogo United Overseas Bank atau UOB beserta isinya dan dua WNI yang membawanya telah diserahkan TNI Angkatan Darat ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Barat.

Tas berwarna abu-abu berisi Crystal Meth seberat 7,1 kilogram itu diserahkan langsung oleh Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Yonif 645/GTY, Letnan Kolonel Inf Hudallah kepada Kepala Bidang Pemberantasan BNN Kalbar, Kombes Pol Made Sugawa.

VIVA Militer: Komandan Satgas Yonif 645/GTY, Letkol Inf Hudallah di BNN Kalbar.

VIVA Militer: Komandan Satgas Yonif 645/GTY, Letkol Inf Hudallah di BNN Kalbar.

Photo :
  • Yonif 645/Gardatama Yudha

Menurut Letkol Inf Hudallah, dari hasil pemeriksaan prajurit TNI terhadap kedua WNI, barang haram yang dikenal dengan nama sabu-sabu itu ternyata memang mereka bawa dari Malaysia.

""Sabu tersebut berasal dari Kampung Stass, Sarawak, Malaysia yang rencananya akan dijual ke Pontianak. Barang haram ini kami serahkan kepada pihak BNN untuk dijadikan barang bukti dan pendalaman selanjutnya," kata Letkol Inf Hudallah.

Ipaya penyelundupan sabu-sabu oleh dua WNI bernama Dino (27 tahun) dan Kasturi (30 tahun) itu digagalkan prajurit Satgas Pamtas Yonif 645/GTY pada Senin petang sekira pukul 17:62 WIB.

Halaman Selanjutnya
img_title