Aturan Oli Wajib SNI Akan Digugat ke MA

Montir menuangkan pelumas mesin ke sebuah kendaraan
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarok A

VIVA – Kebijakan untuk produk pelumas otomotif yang sesuai Standar Nasional Indonesia, sedang diuji di World Trade Organization atau WTO. Jika standar tersebut disetujui, maka bisa langsung disahkan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto.

img_title BBM Diesel B50 Mulai Digunakan, Oli Mesin Harus Diganti?

Menurut Ketua Umum Perhimpunan Distributor Importir dan Produsen Pelumas Indonesia (Perdippi), Paul Toar, jika SNI ini diwajibkan, maka pihaknya akan menempuh langkah hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) yang memberlakukan, kami tidak bisa apa-apa. Tapi kalau Menperin yang memberlakukan, maka kami akan uji materi sampai ke Mahkamah Agung. Kami sudah konsultasi dengan pengacara, dan bisa lewat pengacara. Tetapi kalau kalah, ya sudah kami ikut," kata Paul di Jakarta, Jumat 11 Mei 2018.

img_title Traveler Kini Lebih Mudah Merawat Kendaraan Mereka

Kewajiban pelumas impor dilabeli SNI, kata Paul, melanggar Undang-Undang Migas Nomor 22, Keppres 21 tahun 2001, serta keputusan bersama tiga menteri, yakni Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Menteri Keuangan, serta Menteri Perdagangan.

Ilustrasi cek oli mesin mobil.

img_title Teknologi Mobil Makin Canggih, Motul Tidak Mau Tertinggal

Dikatakan dia, untuk pengaturan terkait mutu turunan minyak bumi, seperti Bahan Bakar Minyak dan pelumas berada di Kementerian ESDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Standar mutu yang berlaku di Indonesia untuk pelumas, saat ini diadopsi dari standar internasional seperti API, Jaso atau ILSAC.

"Kami akan berjuang sejauh mana kami bisa," tuturnya.

Mobil dengan aktivitas Motorsport

Bukan Saat Digeber, Mesin Mobil Justru Bisa Tersiksa Saat Baru Dinyalakan

Mesin mobil ternyata menghadapi gesekan tinggi bukan hanya saat digeber. Kondisi cold start saat baru dinyalakan juga menjadi momen penting melindungi komponen mesin.

img_title
VIVA.co.id
28 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut