Publik Bakal Susah Ketahui Daftar Mobil dan Motor Terlaris

Pameran otomotif kelas dunia, GIIAS
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

VIVA – Selama ini, masyarakat Indonesia bisa mengetahui merek kendaraan terlaris melalui informasi dari media. Angka penjualan didapatkan para kuli tinta dari data yang didistribusikan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI.

img_title Penjualan Pikap Tembus 89 Ribu Unit hingga Agustus, Ini Model yang Paling Laris

Data tersebut berguna bagi konsumen untuk memantapkan pilihan, mana kendaraan yang ingin mereka miliki. Mereka bisa melihat, model mana yang sedang jadi tren dan mana yang kurang diminati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, hal itu tampaknya akan segera berubah. Pemerintah melalui Komisi Pengawas Persaingan Usaha, meminta agen pemegang merek mobil dan sepeda motor untuk tidak lagi memberikan data penjualan ke asosiasi.

img_title Honda Indonesia Mulai Tertekan Merek China

Komisioner dan juru bicara KPPU, Guntur Syahputra Saragih mengatakan, penyebaran data bisa menimbulkan pelanggaran persaingan usaha.

Pameran sepeda motor IMOS 2016.

img_title Hampir 1 dari 5 Mobil Baru di Indonesia Berasal dari Merek China

"Prinsipnya, pelanggaran terhadap pelaku usaha yang bersekongkol untuk mengatur produksi barang dan jasa itu dilarang, sesuai dengan UU nomor 5 tahun 1999 tentang larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat," kata Guntur saat dihubungi VIVA, Jumat 13 Juli 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebaran data antar pelaku usaha, kata dia, berpotensi mengarah ke pelanggaran, dan bukannya tidak mungkin akan terjadi pengaturan produksi barang dan jasa, serta harga yang diberlakukan.

"Oleh karena itu, sesama pelaku usaha, walaupun dalam bentuk asosiasi, disarankan tidak untuk membagikan data jumlah produksi, karena ada indikasi seperti itu. Dan kalau memang ada pelanggaran, KPPU bisa menindak," kata dia.

Booth Daihatsu di GIIAS 2026

Hampir Separuh Pasar Indonesia Masih Berburu Mobil di Bawah Rp300 Juta

Mobil baru dengan teknologi canggih terus berdatangan ke Indonesia. Namun, segmen harga di bawah Rp300 juta ternyata masih menguasai 49 persen pasar otomotif nasional.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut