Nanti Pengemudi Tak Bisa Injak Pedal Gas Lebih Dalam di Jalan Tol

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di Kilometer 28, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek di Kilometer 28, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA/Fakhri Hermansyah

VIVA – Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol di Indonesia telah berusia 44 tahun, semakin bertambahnya umur maka semakin bertambah juga inovasi yang dilakukan untuk pengguna jalan tol.

Untuk mengantisipasi pengguna jalan tol yang melebihi kecepatan, maka PT Jasa Marga bekerja sama dengan pihak Korlantas Polri untuk mempersilahkan polisi lalu lintas untuk memasang kamera ETLE di jalan tol yang dikelolanya.

Menurut Brigjen Pol Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Polri menjelaskan bahwa, selain kontribusi Jasa Marga yang besar dalam mengintegrasikan antar wilayah, sehingga jarak tempuh perjalanan bisa lebih singkat.

Nah, Aan mengatakan bahwa kerja sama Korlantas Polri bersama PT Jasa Marga telah mengeluarkan inovasi terbaru dalam penerapan penegakan hukum berbasis ETLE di jalan tol, untuk pelanggaran overload dan batas kecepatan.

Arus kendaraan di titik penyekatan mudik Kilometer 31 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek terpantau lancar pada Jumat, 7 Mei 2021.

Arus kendaraan di titik penyekatan mudik Kilometer 31 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek terpantau lancar pada Jumat, 7 Mei 2021.

Photo :
  • ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

“Saat ini sudah ada di tujuh titik untuk WIM (Weigt in Motion), kemudian ada 5 titik speedcam. Semua nanti akan terkoneksi dengan ETLE presisi yang ada di Korlantas. Jadi hari ini kita mulai sosialisasikan selama 30 hari ke depan,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Selasa 1 Maret 2022.

Lebih lanjut Aan menerangkan bahwa selama 30 hari ke depan sampai 30 Maret 2022, para pengendara yang tertangkap kamera ETLE di jalan tol akan diberikan surat teguran yang langsung dikirim ke alamat pengendara.