Jangan Kaget Jika Pajak Kendaraan jadi Lebih Mahal Gara-Gara Hal Ini

Ilustrasi mobil Samsat keliling
Ilustrasi mobil Samsat keliling
Sumber :
  • Polri

VIVA Otomotif – Pajak kendaraan bermotor di DKI Jakarta, nantinya akan ditentukan dari hasil uji emisi. Sehingga nantinya jika tidak lulus, akan ada denda.

Hal tersebut disampaikan oleh Asep Kuswanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, yang menyebutkan seluruh kendaraan berusia tiga tahun harus membayar pajak kendaraan setelah memenuhi baku mutu uji emisi, jika tak lulus uji emisi atau belum melakukan pengujian, pemilik harus membayar denda pajak yang telah ditetapkan.

"Koefisien dendanya sedang dibahas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Kemendagri dan Kemenkeu," ungkap Asep dikutip VIVA Otomotif, Jumat 5 Agustus 2022.

Lebih lanjut Asep mengatakan bila penerapan kebijakan di wilayah DKI Jakarta, dipastikan akan berlangsung pada akhir 2022. Agar berjalan dengan baik sejumlah stakeholder ikut ambil peran dalam rencana ini. 

“Kita sedang memformulasikannya bersama oleh Dinas Lingkungan Hidup, Polda Metro Jaya, Badan Pengelola Pendapatan Daerah dan Dinas Perhubungan," ujar Asep.

Dasar hukum kebijakan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 206 Ayat 2 (a).

Dalam peraturan itu disebut bila pemenuhan uji emisi, diterapkan pada alat transportasi darat berbasis jalan yang telah memasuki masa pakai lebih dari tiga tahun.