Kendaraan Jenis Ini Dilarang Melintas Tol Selama Libur Nataru

Ilustrasi/Truk bermuatan besar.
Ilustrasi/Truk bermuatan besar.
Sumber :
  • Antara/ Feny

VIVA Otomotif – Sebentar lagi, masyarakat Indonesia akan memasuki masa liburan Nataru (Natal dan Tahun baru) 2023. Oleh karena itu, beberapa intitusi pemerintah tengah melakukan perencanaan untuk menyambut hal tersebut.

Diketahui, salah satu bentuk persiapannya adalah mobilitas kendaraan. Melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kepala Korps Lalu Lintas, dan Direktur Jenderal Bina Marga menerbitkan Keputusan Bersama bernomor AJ.903/1/5/DRJD/2022, KEP/207/XII/2022, 36/PKS/Db/2022.

Keputusan tersebut Tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan Selama Masa Arus Mudik dan Arus Balik Angkutan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023. Dalam keputusan itu, mereka melarang sejumlah jenis kendaraan untuk masuk jalan tol selama periode tersebut.

Penampakan Progres kontruksi Jalan tol Semarang-Demak.

Penampakan Progres kontruksi Jalan tol Semarang-Demak.

Photo :
  • Dok. Kementerian PUPR

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno mengatakan kendaraan tersebut didominasi oleh angkutan yang terkena pembatasan dalam jumlah besar. Hal itu dilakukan untuk menciptakan kenyamanan dan ketertiban lalu lintas, khususnya di jalan tol.

"Kami membatasi kendaraan dengan Jumlah Berat Yang Diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 (empat belas ribu) kilogram, mobil barang dengan 3 (tiga) sumbu atau lebih, kereta tempelan atau kereta gandengan, pengangkut bahan galian (tanah, pasir, batu), pengangkut bahan tambang, serta pengangkut bahan bangunan (besi, semen dan kayu),” ujar Hendro melalui keterangan resmi Kemenhub, dikutip VIVA Jum'at 16 Desember 2022.

Beberapa kendaraan yang disebutkan itu tidak boleh masuk ke jalan tol terhitung mulai Kamis, 22 Desember 2022 pukul 12.00 hingga Sabtu, 24 Desember 2022 pukul 24.00 waktu setempat. Mereka juga dilarang melintasi jalan tol saat periode arus balik.

Halaman Selanjutnya
img_title