Marc Marquez Bikin Sakit Hati Bos Pramac Racing Hingga Cabut dari Ducati

Marc Marquez di MotoGP Jepang 2024
Sumber :
  • Instagram Marc Marquez

VIVA – MotoGP yang merupakan adu kebut motor paling bergengsi di dunia kembali menarik perhatian publik. Terutama di tengah kebangkitan Marc Marquez setelah meninggalkan Honda, dan bergabung ke Gresini Racing.

img_title Banyak Pembalap Cedera, Alex Marquez Desak MotoGP Evaluasi Format Balapan

Marc Marquez menjadi magnet tersendiri buat ajang balap para raja tersebut. Setelah puasa podium akibat cedera, baby alien kembali meraih juara dengan tunggangan barunya, Ducati Desmosedici GP23.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembalap Gresini Racing, Marc marquez

Photo :
  • istimewa

img_title Belum Juga Digunakan, Sirkuit Ini Sudah Dapat Pujian dari Legenda MotoGP


Bahkan tidak membutuhkan waktu lama buat pabrikan Ducati merangkul Marc Marquez, meski baru berjalan setengah musim di tahun ini, jenama asal Italia itu resmi mengkontrak MM93 untuk dua musim ke depan.

Artinya Marc Marquez menggantikan posisi Enea Bastianini, dan menjadi rekan satu tim Francesco Bagnaia. Bahkan dia juga menyingkirkan jagoan Pramac Racing, yaitu Jorge Martin yang sempat masuk radar.

img_title Kecelakaan Kala Tampil di Grand Prix Indonesia, Fermin Aldeguer Absen dalam GP Malaysia

Keputusan Ducati Corse memilih Marc Marquez menjadi pro dan kontra, cukup banyak kritik berdatangan sampai saat ini. Terbaru bos Pramac Racing, Paola Campinoti memberikan sindiran pedas.

“Ducati sudah membuat keputusan yang memang saya sendiri tidak menyetujuinya,” ujar Paolo, dikutip Motosan, Senin 14 Oktober 2024.

Masuknya MM93 ke tim merah tersebut menurut Paola suatu keputusan yang salah, karena jenama asal negeri pizza itu mengkorbankan banyak orang di dalamnya, termasuk Martin yang akhirnya pindah ke Aprilia.

Selain itu, Pramac Racing mulai musim depan juga berpaling menjadi tim satelit Yamaha setelah bertahun-tahun menjalin hubungan dengan Ducati.

"Ducati telah memutuskan untuk kehilangan banyak orang seperti kami, Jorge Martin atau Enea Bastianini. Menurut saya, mereka pantas pendapatkan kesempatan, semua menjadi korban untuk satu orang," katanya.

Sebelum bursa transfer itu terjadi, menurut laporan Sky Italia, awalnya Ducati ingin mempertahankan Marc Marquez dan Martin untuk musim depan agar tetap di dalam brand tersebut, baik di satelit atau pabrikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Strateginya yang bocor ke publik adalah Martin masuk ke pabrikan menggantikan Bastianini, dan Marquez menggantikan posisinya di Pramac Racing. Formula itu dianggap tepat, lantaran baby alien menginginkan motor baru.

Pramac Racing adalah tim satelit yang mendapat karpet merah dari Ducati sejak musim lalu untuk menggunakan motor yang serupa dengan pabrikan, alias baru. Berbeda dengan Gresini Racing, atau VR46 Racing yang dikasih motor edisi lama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut