Cara Fuso Hadapi Persaingan Truk Listrik China di RI

Truk listrik Fuso eCanter
Sumber :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

Jakarta, VIVA – Pasar otomotif Indonesia kian ramai dengan hadirnya berbagai manufaktur asal China yang menawarkan beragam jenis kendaraan, mulai dari mobil penumpang hingga kendaraan komersial.

img_title Mitsubishi Fuso Temukan Masalah di Canter, 111 Ribu Unit Bakal Diperiksa

Baru-baru ini, terdapat salah satu produsen kendaraan komersial asal China yang menghadirkan truk listrik di Tanah Air dan siap digunakan untuk area pertambangan nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, dan di Halmahera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran truk listrik dari produsen asal China tersebut bisa menjadi pesaing bagi manufaktur truk asal Jepang, seperti Mitsubishi Fuso.

img_title Bukan Mobil, Truk Listrik Kini Dibidik untuk Angkut Sawit

Mengingat, Mitsubishi Fuso baru saja menghadirkan truk listrik pertama di Indonesia, yaitu Fuso eCanter.

Penyerahan truk listrik Fuso eCanter

Photo :
  • VIVA.co.id/Muhammad Indra Nugraha

img_title Farizon Resmi Mulai Perakitan Lokal, Truk Listrik V8E Jadi Pembuka

Fuso eCanter menjadi pelopor truk listrik di Indonesia, didukung dengan baterai kapasitas 83 kWh yang memungkinkan jarak tempuh hingga 140 km sekali pengisian daya, dengan Gross Vehicle Weight (GVW) mencapai 6 ton.

Kendati demikian, Director of Sales & Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya mengatakan pihaknya masih tetap percaya diri meski sudah ada pesaing dari China.

"Kita kan punya sejarah panjang, kita dari 1970. Sudah lima puluh tahun lebih kita melayani dan menjual baik itu penjualan maupun layanan purna jual, dan itu sudah melekat di para pengusaha serta pebisnis di Indonesia," ujarnya dikutip VIVA.

Menurutnya, masih banyak konsumen yang pasti mempertanyakan terkait pelayanan aftersales dari produk-produk baru.

"Ya, kita confident dengan fasilitas yang kita punya terutama aftersales tadi. Kadang orang dengan produk baru sangat mempertanyakan terkait pelayanan aftersalesnya dan itu kita punya," jelas Aji.

Ia menambahkan, "Bahkan kita punya fasilitas bengkel siaga 24 jam itu tersebar di beberapa titik strategis untuk memberikan pelayanan (kepada konsumen),"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aji pun mengungkapkan bahwa kualitas dari kendaraan asal Jepang sudah tidak diragukan lagi.

"(Selain aftersales), ya kualitas. Banyak kan yang tahu kalau namanya made in Japan itu pasti beda dengan negara tetangga," tutupnya.

Ilustrasi truk tambang

Tak Hanya Baterai Mobil Listrik, Truk Tambang Listrik Ikut Dikembangkan di RI

Prabowo memulai proyek hilirisasi senilai Rp180 triliun di Maluku Utara, mencakup pengembangan truk tambang listrik, komponen baterai EV, dan industri pendukung lainnya.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut