Sering Bikin Celaka, Amankah Klakson Telolet Dipasang di Bus?

Tujuh Tahun Berlalu, Tren Om Telolet Om kembali Ramai di Medsos
Sumber :
  • TikTok

Tangerang, VIVA – Klakson telolet yang populer di kalangan pencinta bus kerap menjadi hiburan di jalan raya, tetapi di balik keseruannya, fenomena ini juga memicu berbagai kecelakaan.

img_title Polisi Tangkap Pelaku Perusakan Bus Persib di Rest Area Tol Batang-Pemalang, Ternyata Ini Sosoknya

Banyak kasus terjadi ketika penggemar bus, terutama anak-anak yang nekat merekamnya tapi tidak melihat kondisi sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa kecelakaan terbaru akibat berburu telolet bus baru saja terjadi belum lama ini di Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten. Lagi-lagi, seorang anak kecil menjadi korban dan berujung meninggal dunia karena hal tersebut.

img_title Uji Coba 'Kemon' Dimulai, Mobilitas dan Konektivitas Masyarakat Bisa Meningkat

Viral video bocah terlindas bus saat berburu klakson telolet

Photo :
  • Tangkapan Layar

Adapun penggunaan klakson telolet bus telah diatur oleh Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012, yang dijelaskan bahwa klakson kendaraan harus mengeluarkan bunyi dan digunakan tanpa menganggu konsentrasi pengendara.

img_title Bidik Mobilisasi Pertambangan, VKTR Beberkan Bus Listrik Arjuno Angkut 25 Penumpang Bisa Tempuh hingga 350 Km

Lebih lanjut, penggunaan klakson telolet ini pun dapat membuat sistem pengereman gagal fungsi. Itu terjadi akibat pasokan udara yang dibutuhkan untuk pengereman berkurang sehingga menyebabkan rem blong.

Menanggapi adanya penggunaan klakson telolet yang kerap menyebabkan kecelakaan ini, CSP Training Manager Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI), Imam Sujono mengungkapkan bahwa secara teknis penggunaan telolet di bus sebenarnya diperbolehkan asalkan perlu memahami hal ini.

"Kalau dari segi teknis, penggunaan telolet itu sebenarnya boleh saja asalkan sesuai dengan standar dan perlu menambahkan tangki sendiri dan tidak menggunakan tangki rem untuk jalur klakson teloletnya," ujarnya, dikutip VIVA di Tangerang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, penting untuk tidak menyatukan tangki sistem rem dan untuk penggunaan klakson telolet.

"Karena kalau misal ada kebocoran di tanki yang untuk keperluan tersendiri itu (klakson telolet), jadi tidak berpengaruh terhadap rem. Ada sistem safety valve, 4-way protection valve. Jadi mencegah kalau ada kebocoran di salah satu saluran, saluran yang lain, tidak terpengaruh," tutupnya.

Kecelakaan Bus vs Truk di Jalan Tol Ngawi

Detik-detik Kecelakaan Mengerikan Bus Pariwisata Bawa Karyawan Pabrik di Tol Ngawi, Polisi Beberkan Kondisi Terkini

Baru-baru ini beredar kabar di media social terkait detik-detik kecelakaan mengerikan bus pariwisata yang membawa rombongan karyawan pabrik di Tol Ngawi. Sontak

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut