Ini Kata Pertamina soal Viral Gubernur Aceh Mau Hapus QR Code Pertalite

Uji coba penggunaan QR Code pembelian BBM Pertalite
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VIVA –  Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, sebelumnya viral atas pernyataannya akan hapus pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi biosolar dan pertalite menggunakan barcode (QR code). PT Pertamina Area Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) langsung memberikan tanggapan.

img_title Pertamina Patra Niaga Bagikan 8.100 Porsi Makanan di Harpelnas 2026, UMKM Masak Pakai Bright Gas Serentak di 8 Kota

Muzakir Manaf alias Mualem sebelumnya mewacanakan penghapusan sistem QR Code pengisian BBM bersubsidi di seluruh SPBU di Aceh. "PR hari ini adalah, semua SPBU yang ada di Aceh tidak lagi ada barcode (saat isi BBM)," kata Mualem, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan itu disampaikan Mualem dalam sambutan pertamanya usai dilantik menjadi Gubernur Aceh oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian pada sidang paripurna istimewa DPR Aceh, di Banda Aceh.

img_title Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat dilantik oleh Mendagri.

Photo :
  • VIVA.co.id/Dani Randi (Banda Aceh)

Muzakir Manaf menggarisbawahi, bahwa sesuai dengan sumpah jabatan yang dibacakan, mereka ingin mensejahterakan dan menyenangkan rakyat Aceh. Karena itu, kebijakan awal yang ingin dilakukan adalah menghapus sistem barcode pengisian BBM.

img_title Hati-hati! Kendaraan Roda 4 Tak Bawa QR Code Bakal Disingkirkan dari Antrean BBM Subsidi

Menurut dia, pengisian BBM dengan sistem barcode tersebut tidak memiliki manfaat sama sekali. Maka dari itu, dirinya telah mengambil kesimpulan segera menghapus peraturan barcode tersebut di SPBU yang ada di Aceh.

"Mohon digarisbawahi semua, siapa saja yang isi minyak tetap terus, karena tidak jadi masalah lagi kepada masyarakat (tanpa harus barcode)," ujarnya.

Tanggapan Pertamina

PT Pertamina Area Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) lewat Area Manager Comm, Rel, CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria, menyebutkan pihaknya menghormati pernyataan dari Gubernur Aceh tersebut.

“Tujuan utama dalam program ini adalah agar BBM subsidi tepat sasaran sesuai ketentuan aturan dan kuota yang ditetapkan, mencegah serta meminimalisir penyelewengan BBM subsidi,” kata  Susanto August Satria, dikutip dari Antara, Senin 16 Februari 2025.

Pengisian BBM subsidi pertalite pakai QR code

Photo :
  • Istimewa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pembelian BBM subsidi melalui barcode dalam Program Subsidi Tepat merupakan program yang dijalankan secara nasional di Indonesia. Dan itu suatu mekanisme pencatatan elektronik agar Pertamina dapat melaporkan kepada pemerintah siapa pengguna BBM bersubsidi.

Susanto menambahkan, hingga saat ini di Aceh, jumlah kendaraan yang sudah terdaftar dalam Program Subsidi Tepat Sasaran BBM Biosolar sejumlah 71.775 kendaraan sedangkan untuk BBM Pertalite sejumlah 150.413 kendaraan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut