Daftar Kota Paling Macet di Indonesia

Ilustrasi Kemacetan lalu lintas
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Jakarta, VIVA – Kepadatan lalu lintas masih menjadi persoalan serius di sejumlah kota besar Indonesia. Berdasarkan data TomTom Traffic Index 2024, lima kota tercatat sebagai wilayah dengan tingkat kemacetan tertinggi.

img_title Pramono Gratiskan Tarif Parkir Kontainer Kosong di Tanah Merdeka

Dilihat VIVA Otomotif Senin 7 Juli 2025, Bandung menempati peringkat pertama kota termacet di Indonesia, sekaligus berada di peringkat ke-12 secara global. Warga Bandung rata-rata menghabiskan 27 menit untuk menempuh jarak 10 km.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemacetan di Bandung bahkan meningkat dibanding tahun sebelumnya, dengan tambahan waktu tempuh sebesar 10 detik per kilometer. Dalam setahun, pengemudi di Bandung bisa menghabiskan hingga 92 jam hanya di jam sibuk.

img_title Pramono Ungkap Biang Kerok Macet Horor di Cakung: Kontainer Keluar-Masuk Tak Seimbang

Di posisi kedua ada Medan, yang memiliki waktu tempuh rata-rata 27 menit per 10 km. Meski setara dengan Bandung, Medan mengalami penurunan waktu tempuh sebesar 10 detik dari tahun lalu.

Palembang menyusul di urutan ketiga dengan waktu tempuh rata-rata 26 menit per 10 km. Sayangnya, kota ini juga mengalami peningkatan kemacetan sebesar 10 detik dibanding tahun sebelumnya.

img_title Terungkap! Ini Penyebab Kemacetan Parah di Jalan Cakung-Cilincing

Surabaya menempati posisi keempat dengan rata-rata waktu tempuh 23 menit per 10 km. Meski lebih rendah dari tiga kota sebelumnya, kemacetan di Surabaya juga meningkat sebesar 10 detik.

Jakarta justru berada di urutan kelima meskipun dikenal sebagai ibu kota negara dengan populasi padat. Waktu tempuh rata-rata di Jakarta adalah 20 menit per 10 km, tanpa perubahan signifikan dari tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, jumlah waktu yang dihabiskan warga Jakarta di jam sibuk hanya 66 jam per tahun. Ini jauh lebih rendah dibanding Bandung maupun Medan yang masing-masing melampaui 80 jam.

Data ini menunjukkan bahwa kemacetan tidak hanya terjadi di kota besar seperti Jakarta, tapi juga kota-kota lain dengan tata kelola lalu lintas yang belum optimal. Kota-kota dengan pertumbuhan kendaraan cepat namun infrastruktur terbatas sangat rentan mengalami kemacetan tinggi.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat menghadiri U20 Mayoral Plenary di New York

Pramono Beberkan Solusi Atasi Kemacetan Jakarta di Depan Wali Kota New York Zohran Mamdani

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memaparkan terkait strategi Jakarta dalam mengatasi kemacetan dan pengembangan transportasi publik di Jakarta.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut