Pasar Kendaraan Lesu, Penjualan Turun Hampir 10 Persen

Ilustrasi pameran mobil.
Sumber :
  • VIVA Otomotif

Jakarta, VIVA – Penjualan kendaraan di Indonesia pada paruh pertama tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

img_title Duel SUV Rp200 Jutaan: Honda WR-V vs Wuling Alvez

Baik data wholesales maupun retail sales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo, menunjukkan tren menurun yang cukup signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilihat VIVA Otomotif Kamis 10 Juli 2025, total wholesales alias dari pabrik ke diler pada Januari hingga Juni 2025 tercatat sebanyak 374.740 unit. Angka ini turun dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 410.020 unit, atau setara dengan penurunan sekitar 8,6%.

img_title Lagi Pameran di GIIAS Makassar 2026, Harga Mobil BAIC Dipotong Rp100 Juta

Sementara itu, data retail sales (diler ke konsumen) menunjukkan total penjualan sebesar 390.467 unit hingga Juni 2025. Ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 432.453 unit, atau turun sekitar 9,7%.

Penurunan ini terjadi meskipun kondisi ekonomi nasional mulai stabil setelah berbagai tekanan global di tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemulihan daya beli konsumen masih berjalan lambat.

img_title GIIAS Makassar 2026 Perluas Jangkauan Industri Otomotif ke Indonesia Timur

Faktor-faktor seperti kenaikan harga kendaraan, suku bunga kredit yang belum sepenuhnya turun, serta biaya hidup yang meningkat bisa menjadi penyebab lesunya penjualan. Selain itu, tekanan inflasi juga turut memengaruhi keputusan pembelian masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah produsen otomotif mencoba mempertahankan pasar dengan merilis model baru dan menawarkan berbagai promo menarik. Namun upaya tersebut belum mampu mendorong penjualan secara signifikan di paruh pertama tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Distribusi kendaraan dari pabrikan ke diler juga mengalami perlambatan, terlihat dari selisih antara data wholesales dan retail sales yang tidak terlalu besar. Hal ini menandakan bahwa stok kendaraan di lapangan pun cukup tinggi dan tidak terserap pasar dengan cepat.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi industri otomotif nasional untuk menjaga momentum di semester kedua. Jika tidak ada upaya tambahan, target penjualan tahunan bisa sulit untuk dicapai.

Booth Suzuki di GIIAS Makassar 2026

Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Naik 31 Persen, Ini yang Dibawa ke GIIAS Makassar 2026

Suzuki membawa XL7 New Alpha Hybrid, Fronx SGX, dan Ertiga Hybrid Cruise ke GIIAS Makassar 2026. Penjualan mobil hybrid Suzuki di Sulawesi Selatan naik 31 persen.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut