Koleksi Genap 4 Tahun, Misi EV Makin Serius

Touring komunitas mobil listrik
Sumber :
  • Komunitas Mobil Elektrik Indonesia

Bekasi, VIVA - Memasuki tahun keempat, komunitas mobil elektrik Indonesia atau Koleksi menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan terciptanya ekosistem kendaraan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan di Indonesia.

img_title Terpopuler: Honda Siapkan 15 Mobil Hybrid, SPKLU Ultra Fast 120 kW di Pulogadung, hingga Kawasaki Versys Baru

Sejak berdiri, Koleksi berperan aktif dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik, terutama dengan memperbanyak Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Namun kini, setelah infrastruktur dan jumlah EV bertambah signifikan, fokus perjuangan bergeser yakni dari kuantitas menuju kualitas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kini yang kita perjuangkan adalah bagaimana mempertahankan kualitas. Banyak temuan di lapangan, charger berlabel 100 kW tapi output hanya separuh. Konsumen kecewa, apalagi jika sudah membayar biaya layanan premium,” ujar Ketua Umum Koleksi, Arwani Hidayat di sela HUT Koleksi ke-4 di Bekasi, Jawa Barat. 
 

img_title Bisnis SPKLU Makin Ramai, Ultra Fast 120 kW Ada di Pulogadung

Perayaan HUT Koleksi ke-4

Photo :
  • Yunisa Herawati

Komunitas ini menilai kualitas SPKLU harus dijamin sejak awal pemasangan, mulai dari mesin, kabel, hingga konektor, semuanya sesuai standar SNI. Perawatan berkala, audit, dan tera ulang wajib dilakukan untuk memastikan performa dan keamanan tetap terjaga, sebagaimana pengelolaan SPBU.

img_title Hitung-hitungan Biaya Cas Mobil Listrik di SPKLU, Habis Berapa?

Selain kualitas pengisian, Koleksi juga memperjuangkan mitigasi risiko thermal runaway pada baterai kendaraan listrik yang sudah berusia lebih dari lima atau sepuluh tahun.

Mereka mendorong adanya pemeriksaan kesehatan baterai secara rutin dan penggunaan perangkat mitigasi risiko yang diwajibkan regulator.

Perjuangan lain adalah advokasi ke regulator dan pemangku kepentingan industri untuk menerapkan sistem asuransi khusus saat pengisian daya di SPKLU.

Hal ini dianggap penting mengingat bisnis SPKLU memiliki biaya investasi tinggi, teknologi rumit, dan risiko besar, sehingga perlindungan bagi pengguna maupun operator menjadi kebutuhan mendesak.

“Kami tidak bisa melakukan ini sendirian. Harus ada peran regulator, produsen, operator, dan pemilik mesin. Semua pihak punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga kualitas dan keamanan,” tegas dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi komunitas ini, perjuangan menjaga kualitas ekosistem kendaraan listrik bukan hanya demi kenyamanan pengguna hari ini, tetapi juga untuk memastikan masa depan transportasi listrik yang aman, handal, dan dipercaya masyarakat.

Sebagai informasi, menyambut hari jadi komunitas, mereka juga melakukan aksi penanaman pohon bersama lintas kementerian. Yang sejalan dengan semangat mereka yaitu aksi nyata menghijaukan lingkungan dan menciptakan udara yang lebih bersih melalui penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.

Denza D9

BYD Pamer Teknologi Isi Daya Mobil Listrik 5 Menit, Ngalahin Isi Bensin

BYD memperkenalkan teknologi flash charging di Indonesia yang diklaim mampu mengisi baterai mobil listrik dari 10 ke 70 persen dalam lima menit. Simak caranya.

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut