Mobil yang Dipajang di GIIAS 2025 Ini Segera Diproduksi Massal

Suzuki eVitara mobil listrik
Sumber :
  • Paultan.org

Gujarat, VIVA – Kehadiran Suzuki eVitara di pameran GIIAS 2025 yang digelar belum lama ini, langsung menyedot perhatian pengunjung. SUV listrik ini tampil sebagai bentuk keseriusan pabrikan otomotif asal Jepang itu menghadirkan kendaraan ramah lingkungan.

img_title Ojol Korban Tabrakan Mobil Listrik di Kawasan Blok M Alami Patah Tulang, Grab Beri Pendampingan

Booth Suzuki dipadati pengunjung yang ingin melihat lebih dekat wujud mobil listrik terbaru yang didatangkan dari India tersebut. Desain modern dengan sentuhan futuristis membuat eVitara tampil menonjol di antara deretan SUV lain di ajang tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabar terbaru dari Negeri Hindustan mengatakan, bahwa Suzuki eVitara sudah siap diproduksi massal. Dikutip VIVA Otomotif dari Cartoq, Senin 18 Agustus 2025, mobil ini akan segera memasuki jalur produksi pada 26 Agustus 2025 di pabrik Hansalpur, Gujarat, India.

img_title Mobil Listrik Tabrak Ojol di Kawasan Blok M, Korban Alami Patah Tulang

Langkah ini menjadi tonggak penting karena menandai masuknya Maruti Suzuki ke segmen kendaraan listrik. Sekaligus, India ditetapkan sebagai pusat produksi global untuk model perdana ini.

Menariknya, eVitara tidak hanya menyasar konsumen India, tetapi juga pasar internasional. Mobil ini akan diekspor ke lebih dari 100 negara, termasuk kawasan Asia Tenggara.

img_title Green SM Buka-bukaan soal Pendapatan Driver, Sehari Bisa Rp 400 Ribu

Pemilihan India sebagai basis produksi menunjukkan keunggulan biaya dan kesiapan tenaga kerja terampil. Dengan fokus ekspor, kapasitas produksi bisa diperbesar sehingga harga di pasar domestik tetap kompetitif.

Maruti Suzuki menghadirkan dua pilihan baterai, yaitu 48,8 kWh dan 61,1 kWh. Varian dengan kapasitas terbesar diklaim mampu menempuh hingga 500 km sekali pengisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemampuan jarak tempuh tersebut menempatkan eVitara sejajar dengan SUV listrik global lain. Konsumen pun diyakini tak lagi khawatir soal keterbatasan daya jelajah.

Tiga varian trim ditawarkan, yakni Delta, Zeta, dan Alpha, untuk menjangkau segmen pasar yang berbeda. Selain itu, ada sepuluh pilihan warna, termasuk kombinasi dual-tone yang memberi kesan lebih sporty.

Ilustrasi ganjil genap.

Nasib Bebas Ganjil-Genap Mobil Listrik

Moeldoko mengusulkan evaluasi bebas ganjil-genap mobil listrik di Jakarta saat populasinya mencapai 30 persen. Insentif EV dinilai masih diperlukan untuk mendorong adopsi

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut