Sentra Mobil Bekas Kini Hadir di PIK 2
- Istimewa
Sesuai dengan slogan-nya “Beli mobil bekas tanpa cemas”, BOB mencoba menjawab keresahan umum pembeli, mulai dari kepastian kualitas unit, kejelasan pembiayaan, hingga kenyamanan bertransaksi.
Dalam penjelasannya, Yannuar Alin menyebut bahwa kondisi pasar otomotif, baik mobil baru maupun bekas, sedang tertekan akibat situasi ekonomi. Namun, Buana Finance tetap optimis dalam bidang mobil bekas ini.
“Kita gak targetin tinggi-tinggi lah di sini, kita hanya ini sebagai kick off untuk BOB,” jelasnya.
Meski demikian, sejak soft opening pada Juli lalu, antusiasme konsumen cukup tinggi. Sudah ada lebih dari 50 unit yang lolos kurasi Buana Finance hanya dalam dua bulan. Mayoritas unit yang ditawarkan berada di rentang harga Rp150 juta hingga Rp300 juta, segmen yang paling diminati masyarakat urban.
Bukan berarti hanya tersedia opsi dengan tarif Rp300 juta ke atas, melainkan juga ada yang lebih terjangkau hingga sekitar Rp100.000. Namun, secara umum kisaran harga yang paling banyak dipilih memang berada di rentang Rp150.000 hingga Rp300.000. Rentang tersebut dianggap sebagai kategori entry-level yang ramah bagi banyak kalangan.
“Tapi bukan berarti yang Rp100.000 yang gak ada, yang Rp450.000 yang ada. Tapi kisarannya ada di situ. Tapi kalau ditanya majority-nya, ya majority-nya ada di tadi itu Rp150.000 sampai Rp300.000,” tambahnya.
BOB menekankan bahwa meski selama ini layanan mereka dikenal identik dengan kesan eksklusif atau premium, kenyataannya tetap ada pilihan mobil dengan tarif yang lebih rendah sehingga bisa menjangkau berbagai segmen. Dengan begitu, layanan ini tidak hanya menyasar kalangan tertentu saja, melainkan juga membuka akses bagi masyarakat yang mencari alternatif transportasi dengan biaya yang lebih hemat namun tetap nyaman.