Percaya Penuh pada Google Maps, Pria Ini Justru Tersesat dan Terlambat Bekerja!

Ilustrasi Google Maps di iPhone.
Sumber :
  • GSMArena

VIVA – Seorang pria asal Thailand mengalami kejadian tidak menyenangkan setelah mengikuti arahan Google Maps yang keliru. Alih-alih tiba di tempat kerja tepat waktu, ia justru terlambat dua jam karena diarahkan ke jalan tol baru yang ternyata belum sepenuhnya dibuka untuk umum.

img_title 23 Pemain Dipanggil, Ini Skuad Thailand untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Peristiwa ini dengan cepat menjadi viral di media sosial dan memunculkan perdebatan tentang keakuratan peta digital.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Google Maps di Android Auto

Photo :
  • Lyft

img_title Kebutuhan Domestik Terpenuhi, Bawang Merah Brebes Ekspansi Pasar hingga Thailand

Awal Kejadian: Mengikuti Rute yang Salah

Insiden ini terjadi di Bangkok, Thailand. Pengemudi tersebut bermaksud menuju ke tempat kerjanya di Central Westgate, pusat perbelanjaan terkenal di pinggiran kota. Seperti kebanyakan orang modern, ia mengandalkan Google Maps sebagai panduan navigasi harian.

img_title Baru Hadir, Fitur Penting Google Maps di Android Auto Malah Menghilang

Namun, ketika tiba di persimpangan besar, aplikasi justru meminta pengemudi untuk belok kanan ke jalan tol baru bernama Motorway M81, padahal seharusnya belok kiri menuju jalur utama yang benar.

Di peta Google, jalan tol M81 tampak sudah berfungsi penuh. Namun kenyataannya, sebagian besar akses pintu keluar dan jalur U-turn di jalan tersebut masih dalam tahap pembangunan dan hanya dibuka untuk pengujian pada waktu-waktu tertentu, seperti akhir pekan. Akibatnya, begitu pengemudi masuk ke jalan tersebut, tidak ada jalan keluar hingga berjarak puluhan kilometer.

Saat menyadari bahwa arah yang ia tempuh tidak sesuai dengan rencana, pengemudi mencoba mengikuti instruksi Google Maps untuk melakukan U-turn. Namun, jalan tol M81 memiliki pembatas permanen dan belum tersedia tempat putar balik. Ia akhirnya terpaksa terus melaju jauh ke depan sampai menemukan pintu keluar resmi yang sudah dibuka.

Sayangnya, jarak menuju pintu keluar tersebut cukup jauh, dan arus lalu lintas pagi hari di jalan tol juga padat. Setelah berhasil keluar dan kembali ke jalur yang benar, waktu sudah menunjukkan lebih dari dua jam dari jadwal seharusnya. Pria itu pun tiba di kantornya dengan perasaan kesal karena kehilangan banyak waktu akibat kesalahan sistem navigasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah Serupa Terjadi di Negara Lain

Kesalahan navigasi bukan hal baru bagi pengguna aplikasi peta digital. Kasus serupa pernah terjadi di India pada tahun 2024, ketika Google Maps mengarahkan pengemudi ke jembatan yang belum selesai dibangun. Insiden tersebut berujung tragis karena kendaraan jatuh dari jembatan dan menyebabkan korban jiwa.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut