Ada Mobil Listrik yang Bisa Isi Daya dari Cahaya Matahari

Calon mobil listrik Nissan
Sumber :
  • Paultan

VIVA – Nissan kembali membuat gebrakan besar di dunia kendaraan listrik (EV). Melalui inovasi terbarunya yang diberi nama Ao-Solar Extender, pabrikan asal Jepang ini mengumumkan teknologi yang memungkinkan mobil listrik mengisi daya sendiri menggunakan tenaga matahari.

img_title Generasi Muda Kini Makin Akrab dengan Transaksi Digital

Teknologi ini pertama kali diperkenalkan menjelang Japan Mobility Show 2025, dan menjadi salah satu konsep paling menarik di antara pabrikan otomotif besar dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Calon mobil listrik Nissan

Photo :
  • Paultan

img_title CTO Danantara sebut Kerja Sama Teknologi Jangan Berhenti di MoU! Mind Id Lakukan Hal Ini

Panel Surya Pintar di Atap Mobil

Dikutip VIVA dari Carscoops Jum’at, 24 Oktober 2025, teknologi itu bernama Ao-Solar Extender yang merupakan sistem panel surya dua lapis yang dirancang khusus untuk dipasang di atap mobil listrik. Nissan menjelaskan bahwa perangkat ini bukan sekadar panel surya biasa, tetapi sistem pintar yang mampu mengoptimalkan penyerapan energi matahari sesuai kondisi cahaya dan cuaca.

img_title Terpopuler: SUV Bekas Rp100 Jutaan, TVS Ronin Agonda, dan Baterai Mobil Listrik Buatan RI

Perangkat ini memiliki dua bagian utama:

- Panel surya tetap berdaya 300 watt yang terpasang di atap mobil secara permanen.

- Panel tambahan berdaya 200 watt yang dapat diperluas secara manual ketika mobil sedang diparkir.

Jika kedua panel ini bekerja maksimal, maka kendaraan dapat menambah jarak tempuh hingga sekitar 3.000 kilometer per tahun, tergantung pada intensitas sinar matahari di lokasi penggunaan.

Dengan demikian, pengguna mobil listrik yang hanya melakukan perjalanan jarak dekat setiap hari seperti pergi ke kantor atau berbelanja berpotensi tidak perlu lagi melakukan pengisian daya eksternal secara rutin.

Nissan menyebutkan bahwa Ao-Solar Extender dirancang untuk mengurangi ketergantungan pengisian daya di stasiun listrik publik. Bagi sebagian besar pengguna EV yang hanya berkendara dalam kota, sistem ini disebut mampu “hampir menghapus kebutuhan untuk mengisi ulang baterai secara eksternal”.

Selain menghasilkan listrik tambahan, panel surya ini juga memiliki fungsi sekunder sebagai pelindung panas alami ketika mobil diparkir di bawah sinar matahari. Fitur ini membantu menjaga suhu kabin tetap sejuk dan mengurangi beban kerja pendingin udara (AC), sehingga daya baterai lebih efisien saat mobil digunakan kembali.

Cocok untuk Iklim Tropis seperti Indonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Logo Nissan

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Meski saat ini Ao-Solar Extender baru diuji coba di Jepang, teknologi ini berpotensi sangat cocok digunakan di negara beriklim tropis seperti Indonesia. Dengan paparan sinar matahari yang tinggi hampir sepanjang tahun, mobil listrik yang dilengkapi sistem ini bisa memperoleh tambahan tenaga yang signifikan setiap harinya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut