Banyak Jalan Menuju Mobilitas Ramah Lingkungan

Toyota Mirai
Sumber :
  • Arianti Widya

Tokyo, VIVA – Di tengah euforia kendaraan listrik yang melanda dunia, Toyota justru melangkah dengan cara berbeda. Produsen asal Jepang itu menegaskan strategi Multi-Pathway, yaitu pendekatan dengan banyak jalur menuju ramah lingkungan. Artinya, Toyota tidak hanya bertumpu pada satu teknologi, tapi menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan kondisi energi di setiap negara.

img_title Ngetes Toyota bZ4X Touring di Trek Off-road, Enak Nggak?

Strategi itu disampaikan dalam Toyota Motor Asia’s Media Day yang berlangsung bersamaan dengan Japan Mobility Show. CEO Toyota Motor Asia, Masahiko Maeda, menyebut bahwa perjalanan menuju masa depan rendah emisi tidak bisa diseragamkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di Toyota, kami percaya bahwa untuk mewujudkan Mobilitas untuk Semua dan Netralitas Karbon tidak cukup dengan satu solusi kendaraan, energi, dan data saja,” ujarnya dalam acara yang dihadiri oleh VIVA Otomotif tersebut, Rabu 28 Oktober 2025.

img_title Terpopuler: Motor Matik Bekas di Bawah Rp10 Juta, Tilang ETLE Masuk Sistem Baru, hingga TKDN Mobil Listrik

CEO Toyota Motor Asia, Masahiko Maeda (kanan)

Photo :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

Pendekatan itu terlihat dari variasi produk Toyota di berbagai kawasan. Di Amerika Selatan, mereka mengembangkan kendaraan berbahan bakar fleksibel. Di Asia, fokusnya pada mobil hibrida, sementara di Jepang muncul kendaraan berbasis hidrogen. Menurut Maeda, keberagaman itu adalah kekuatan utama untuk menghadapi tantangan iklim tanpa mengorbankan akses masyarakat terhadap mobilitas.

img_title Toyota Mulai Hitung-Hitung Lagi Gara-gara TKDN Mobil Listrik Naik

Di Asia Tenggara, langkah konkret mulai terlihat. Toyota memproduksi kendaraan listrik (BEV) di Indonesia dan Thailand serta memperkenalkan Yaris ATIV Hybrid untuk pasar yang lebih luas. Selain itu, perusahaan juga sedang menjalankan uji coba biofuel di beberapa negara dan menyiapkan stasiun pengisian hidrogen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, bagi Toyota, perubahan bukan sekadar soal teknologi. Melalui Toyota Mobility Foundation, perusahaan ini terlibat dalam proyek yang memanfaatkan data dan inovasi untuk mengurai kemacetan, meningkatkan keselamatan, dan memperluas akses transportasi. “Mobilitas bukan hanya tentang kendaraan,” kata Maeda. “Ini tentang kesempatan dan kualitas hidup yang lebih baik.”

Dengan pendekatan banyak jalur ini, Toyota ingin menunjukkan bahwa transisi menuju masa depan rendah karbon tidak bisa tergesa-gesa, tapi harus relevan dengan kebutuhan masyarakat di tiap wilayah.

Bocoran mobil baru Toyota

Toyota Bikin Mobil Listrik 7 Penumpang, Ukurannya Bukan Kaleng-Kaleng

Toyota dikabarkan menyiapkan mobil listrik 7 penumpang untuk India. Berbasis model Maruti Suzuki, mobil ini diperkirakan meluncur 2027 dengan baterai 61 kWh.

img_title
VIVA.co.id
21 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut