Cara Melepas Stiker Pakai Bahan Rumahan tanpa Merusak Cat

Stiker embos
Sumber :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

Jakarta, VIVA – Stiker pada bodi kendaraan kerap dipasang untuk gaya, identitas komunitas, atau sekadar penanda sementara. Namun ketika ingin dilepas, banyak pemilik kendaraan khawatir cat akan rusak atau meninggalkan bekas lem membandel.

img_title Pengakuan Mengejutkan Penyebar Stiker QR Judi Online di Jaksel, Dibayar Rp100 Ribu Sekali Tempel

Padahal, melepas stiker tidak selalu harus menggunakan cairan khusus atau datang ke bengkel. Dengan bahan rumahan yang mudah ditemukan, stiker bisa dilepas dengan aman jika dilakukan dengan cara yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal paling penting sebelum memulai adalah memastikan kondisi cat kendaraan masih sehat. Cat yang sudah kusam, retak, atau pernah dicat ulang tipis perlu perlakuan ekstra hati-hati.

img_title Heboh! Pria Tempelkan Stiker QR Judi Online di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Langkah awal yang bisa dilakukan adalah memanaskan permukaan stiker. Panas membantu melembutkan lem sehingga stiker lebih mudah diangkat tanpa menarik lapisan cat.

Pemanas paling sederhana adalah hair dryer yang biasa digunakan di rumah. Arahkan udara panas ke stiker selama beberapa menit dengan jarak aman agar cat tidak terlalu panas.

img_title Tak Sekadar Tahan Lama, Ini Cara Memilih Stiker Kendaraan yang Mudah Dilepas

Jika tidak memiliki hair dryer, air hangat juga bisa menjadi alternatif. Lap bersih yang direndam air hangat dapat ditempelkan ke stiker untuk melunakkan lem secara perlahan.

Setelah stiker terasa lebih lentur, kupas bagian ujungnya secara perlahan. Hindari menarik stiker dengan gerakan kasar atau sudut tajam yang bisa mengelupas cat.

Untuk sisa lem yang masih menempel, minyak goreng dapat dimanfaatkan. Oleskan sedikit minyak pada kain lembut, lalu gosok perlahan area bekas stiker.

Selain minyak goreng, margarin juga cukup efektif mengangkat residu lem. Kandungan minyak di dalamnya membantu melarutkan perekat tanpa merusak lapisan cat.

Bahan rumahan lain yang bisa digunakan adalah cuka dapur. Cuka bekerja dengan cara melunakkan lem, tetapi penggunaannya harus sedikit demi sedikit agar tidak terlalu asam di cat.

Alkohol dengan kadar rendah seperti hand sanitizer juga dapat membantu. Oleskan tipis, lalu lap dengan kain microfiber agar permukaan tetap aman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hindari penggunaan benda keras seperti pisau atau cutter. Alat tajam berisiko menimbulkan goresan permanen yang sulit diperbaiki.

Setelah stiker dan lem berhasil diangkat, bersihkan area tersebut dengan sabun khusus kendaraan. Langkah ini penting untuk menghilangkan sisa minyak atau cairan yang menempel.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut