Lepas Tangan dari Setir, Pengemudi Xpeng Ini Kini Terancam Diblacklist

Pengemudi Xpeng P7
Sumber :
  • South China Morning Post

Hong Kong, VIVA - Otoritas Hong Kong tengah menyelidiki seorang pengemudi asal China daratan yang kedapatan menggunakan fitur autopilot atau automatic cruising secara ilegal di wilayah mereka.

img_title Kucing Cimi yang Viral Hilang Dibawa Pedagang Mi Ayam Ditemukan

Kasus ini mencuat setelah sang pengemudi mengunggah video di media sosial yang memperlihatkan dirinya melepas tangan dari setir saat melaju di jalan Hong Kong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir VIVA Otomotif, Rabu 31 Desember 2025,  South China Morning Post, pengemudi tersebut merupakan peserta skema Southbound Travel for Guangdong Vehicles, program yang memungkinkan kendaraan dari Provinsi Guangdong masuk langsung ke Hong Kong melalui Jembatan Hong Kong–Zhuhai–Macau.

img_title Viral Pria Dicambuk di KPPG Bogor, BGN Siapkan Langkah Disiplin

Dalam video yang viral sejumlah media sosial, pria itu terlihat mengemudikan sedan listrik Xpeng P7 sambil mengaktifkan sistem Navigation Guided Pilot, fitur bantuan mengemudi semi-otonom.

Departemen Transportasi Hong Kong menegaskan sistem bantuan berkendara berbasis otomatis tidak boleh digunakan jika belum mendapat persetujuan resmi.

img_title BBM Diduga Campur Air Bikin Mobil Rusak, 7 SPBU Diperiksa

Alasannya, aturan lalu lintas dan kondisi jalan di Hong Kong berbeda dengan di China daratan sehingga bisa memicu pelanggaran bahkan membahayakan pengguna jalan lain.

Otoritas setempat menyebut kasus ini sedang diselidiki serius. Sang pengemudi telah diberi peringatan dan risikonya tidak main-main, izinnya untuk ikut skema Southbound bisa dicabut jika responsnya tidak memuaskan. Hong Kong juga sudah memberi tahu otoritas Guangdong mengenai pelanggaran tersebut.

Bukan hanya itu, pemerintah Hong Kong juga kembali mengingatkan seluruh peserta program agar tidak mengaktifkan sistem mengemudi otomatis tanpa izin. Jika nekat tetap menggunakan, pengemudi bisa dikenakan denda hingga hukuman penjara sesuai regulasi lalu lintas yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program Southbound sendiri baru berjalan beberapa hari dan memiliki kuota 100 kendaraan per hari. Namun sejak dibuka, sejumlah pelanggaran mulai muncul. Selain kasus autopilot, ada juga insiden pengemudi yang kena tilang karena parkir sembarangan.

Di sisi lain, pemerintah Hong Kong mengaku terus meningkatkan fasilitas bagi pengemudi dari China daratan, termasuk penyesuaian sistem parkir, pembayaran, hingga penambahan fasilitas pengisian daya untuk mobil listrik. Meski begitu, mereka menegaskan satu hal: teknologi canggih tetap harus tunduk pada aturan jalan raya.

Mobil Baru Geely EX2

Geely EX2 Baru Dipakai 6 Hari, Mobil Listrik Ini Dikeluhkan Malah Tak Bisa Ngecas

Pemilik Geely EX2 mengeluhkan mobil listriknya tak bisa dicas setelah enam hari pemakaian. Ia meminta penggantian unit baru atau pengembalian dana dan kemudian viral.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut