Fitur Autopilot Tesla Kini Berbayar Bulanan

Tesla Model Y
Sumber :
  • Dok: Tesla

Jakarta, VIVA – Tesla kembali membuat gebrakan di industri otomotif global. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat tersebut mengumumkan perubahan besar pada sistem Full Self-Driving (FSD), fitur bantuan mengemudi canggih yang selama ini menjadi andalan mereka.

img_title Hp Honor Robot Phone vs Xiaomi 17 Ultra untuk Foto Malam, Zoom, dan Video, Fitur Mana yang Paling Layak Diprioritaskan?

Mulai 14 Februari 2026, Tesla tidak lagi menjual FSD dengan sistem pembayaran satu kali. Sebagai gantinya, fitur tersebut hanya bisa diakses melalui sistem berlangganan bulanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem Autopilot mobil Tesla menyerah saat terjebak macet.

Photo :
  • Tangkapan layar

img_title Google Pixel 11 Series vs Samsung Galaxy S26 Series, Duel HP Flagship yang Bisa Mengubah Cara Orang Memilih Android

Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO Tesla, Elon Musk, melalui media sosial. Ia menyatakan bahwa opsi pembelian FSD secara permanen akan dihentikan, dan seluruh pengguna baru yang ingin menikmati fitur mengemudi tanpa tangan wajib membayar biaya langganan.

Biaya dan Skema Berlangganan

img_title Beda Harga Rp308 Juta, Ini Perbandingan Toyota Alphard XE Hybrid dan Danza D9 Terbaru

Dalam skema terbaru ini, Tesla menetapkan biaya berlangganan FSD sekitar US$99 per bulan. Dengan biaya tersebut, pemilik mobil Tesla dapat mengaktifkan fitur mengemudi otomatis tingkat lanjut selama masa langganan masih aktif. Jika pelanggan berhenti membayar, maka akses ke fitur tersebut juga akan dihentikan.

Sebelumnya, Tesla menawarkan FSD dengan sistem pembelian satu kali yang nilainya mencapai US$8.000, setelah sebelumnya sempat dibanderol lebih mahal. Namun kini, model bisnis tersebut dihapus demi mendorong pendapatan berulang berbasis perangkat lunak.

Apa Itu Full Self-Driving?

Meski disebut Full Self-Driving, teknologi ini belum sepenuhnya membuat mobil berjalan sendiri tanpa campur tangan manusia. Tesla menegaskan bahwa sistem FSD saat ini masih bersifat “Supervised”, artinya pengemudi tetap harus waspada, memantau kondisi jalan, dan siap mengambil alih kendali kapan saja.

Fitur FSD mencakup kemampuan seperti:

- Mengemudi otomatis di jalan raya dan perkotaan,

- Menjaga lajur dan kecepatan kendaraan,

- Berpindah jalur secara otomatis,

- Berbelok dan mengikuti rute navigasi tertentu.

Namun, Tesla menekankan bahwa teknologi ini masih termasuk dalam kategori bantuan pengemudi tingkat lanjut, bukan kendaraan otonom penuh.

Syarat Perangkat Keras

Tidak semua mobil Tesla bisa langsung menikmati FSD. Fitur ini hanya dapat diaktifkan pada kendaraan yang telah dilengkapi komputer Full Self-Driving (FSD Computer) versi terbaru. Mobil Tesla generasi lama mungkin memerlukan peningkatan perangkat keras agar kompatibel dengan sistem ini.

Dampak bagi Konsumen

Penerapan sistem berlangganan membawa dampak yang beragam bagi konsumen. Di satu sisi, biaya bulanan dianggap lebih terjangkau bagi pengguna yang hanya sesekali membutuhkan fitur FSD.

Namun di sisi lain, bagi pemilik kendaraan jangka panjang, total biaya berlangganan dalam beberapa tahun bisa melebihi harga pembelian satu kali yang sebelumnya ditawarkan.

Kebijakan ini juga memunculkan kekhawatiran terkait kepemilikan fitur kendaraan, karena konsumen tidak lagi benar-benar “memiliki” teknologi tersebut meski sudah membeli mobilnya.

Tren Baru Industri Otomotif

Langkah Tesla ini mencerminkan tren baru di industri otomotif global, di mana produsen mulai memperlakukan mobil layaknya platform digital. Fitur-fitur berbasis perangkat lunak kini menjadi sumber pendapatan berkelanjutan, mirip dengan layanan streaming atau aplikasi digital.

Beberapa pabrikan lain juga mulai menerapkan model serupa untuk fitur premium, seperti bantuan mengemudi, sistem infotainment, dan konektivitas tingkat lanjut.

Tesla Model Y

Photo :
  • Dok: Tesla

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menghapus sistem pembelian satu kali dan beralih ke model berlangganan, Tesla menunjukkan fokus barunya pada bisnis perangkat lunak dan layanan jangka panjang.

Meski memberikan fleksibilitas bagi sebagian pengguna, kebijakan ini juga menandai perubahan besar dalam cara konsumen mengakses teknologi kendaraan modern.

Robot AI

Pengembangan AI Mobil Meluas

Teknologi AI yang dikembangkan untuk mobil kini merambah dunia robotika, mulai dari robot humanoid hingga asisten pintar untuk mendukung aktivitas sehari-hari di rumah.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut