Pabrik Ban Baru Mulai Beroperasi di Indonesia

Pabrik Ban Sailun di Indonesia
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

Semarang, VIVA – Industri ban mobil di Indonesia merupakan salah satu sektor strategis dalam industri otomotif nasional yang terus berkembang seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor.

img_title Pabrik Sepatu di Lebak Tutup, 1.100 Karyawan di-PHK

Salah satu pemain industri tersebut datang dari Sailun Group. Mereka salah satu produsen ban global dengan pertumbuhan tercepat, resmi memulai operasional fasilitas manufaktur terbarunya di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peresmian Pabrik Ban Sailun di Indonesia

Photo :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

img_title Gak Habis Pikir! Maling di Stasiun Rawa Buntu Gondol 4 Ban Mobil Sekaligus Peleknya

Presiden Sailun Group, Xie Xiao Hong mengatakan memperkenalkan strategi pasar Sailun di Indonesia, sebagai kapabilitas manufaktur dan rencana jangka panjang.

“Sejak 2022 kami meyakini bahwa produk berkualitas adalah pondasi nilai sebuah merek. Indonesia merupakan pasar strategis untuk melayani pasar lokal dan regional,” kata Xie Xiao Hong dikutip VIVA Minggu, 18 Januari 2025.

img_title 2 Pabrik Obat Ilegal Dibongkar, Polisi Sita 7,8 Juta Butir dan Uang Rp9 Miliar

Komitmen jangka panjang Sailun di Indonesia diwujudkan melalui pembangunan pabrik di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Fasilitas ini dikelola oleh PT Sailun Manufacturing Indonesia, anak usaha dari Sailun International Holding. Total nilai investasi yang ditanamkan mencapai USD 251,44 juta.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia, Eko Supriyatin mengatakan kegiatan ini  menandai peluncuran resmi operasionalmanufaktur Sailun di Indonesia.

"Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, hingga TUBE dan FLAP, yang berakar pada semangat Made in Indonesia,” tambahnya Eko Supriyatin.

Pabrik tersebut akan memproduksi berbagai jenis ban radial, termasuk ban kendaraan penumpang (PCR), bus dan truk (TBR), serta alat berat atau off-the-road (OTR). Pada tahap awal operasional, kapasitas produksi tahunan ditargetkan mencapai 3,6 juta unit ban PCR, 600 ribu unit ban TBR, dan sekitar 37.000 ton ban OTR.

Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, fasilitas manufaktur ini juga dirancang sebagai basis ekspor ke wilayah Asia Pasifik, sejalan dengan strategi Sailun dalam memperkuat jaringan pasok regional.

Keberadaan pabrik di Indonesia tidak hanya difokuskan pada aktivitas produksi. Sailun juga mengembangkan Indonesia sebagai pusat distribusi dan layanan purna jual nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pabrik Ban Sailun di Indonesia

Photo :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

Dengan dukungan investasi, teknologi, dan strategi jangka panjang yang terintegrasi, Sailun Group optimistis kehadirannya di Indonesia dapat memberikan kontribusi positif bagi industri ban nasional. Selain membuka peluang lapangan kerja, langkah ini juga diharapkan mampu memperkuat daya saing Indonesia dalam rantai pasok otomotif global.

Ilustrasi keracunan.

Puluhan Warga di Karawang Diduga Keracunan Gas dari Pabrik, Dilarikan ke RS

Puluhan warga di desa Kutamekar dan Kutanegara di Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan akibat paparan gas dari pabrik

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut