Diler Mobil Putar Otak Hadapi 2026, Ubah Konsep Showroom

CEO Auto2000, Anton Jimmi Suwandy
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yunisa Herawati

Jakarta, VIVA - Di tengah pasar otomotif yang bergerak hati-hati, jaringan diler dituntut mencari cara baru menjaga kunjungan tanpa harus mengandalkan diskon besar. Perubahan strategi itu kini terlihat jelas: diler tidak lagi diposisikan semata sebagai tempat transaksi, melainkan ruang interaksi yang relevan dengan gaya hidup pelanggan.

img_title Mobil Baru Bermasalah Berkali-kali, Diler Disuruh Balikin Duit Rp400 Jutaan

Gambaran ini terlihat dari peresmian kafe yang terintegrasi langsung di dalam area diler di Puri Kembangan, Jakarta Barat.. Konsep tersebut merupakan kelanjutan dari uji coba serupa di BSD City pada 2024 melalui kolaborasi dengan First Crack, yang kala itu terbukti meningkatkan traffic kunjungan, memicu test drive spontan, hingga berdampak pada penjualan dan layanan purnajual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Auto2000, Anton Jimmi Suwandy, menjelaskan bahwa langkah ini bukan keputusan mendadak. Perusahaan telah melakukan studi bersama Toyota Astra Motor untuk membaca perubahan perilaku konsumen beberapa tahun terakhir.

img_title Kualitas Unit hingga Nilai Ekonomis Jadi Faktor Kepercayaan Konsumen di Pasar Mobil Bekas

“Pembukaan kafe di dalam diler ini bukan sesuatu yang tiba-tiba. Kami sudah melakukan studi beberapa tahun terakhir untuk melihat perubahan perilaku konsumen. Sekarang orang melihat dan berdiskusi soal mobil itu banyak terjadi di dunia digital, bukan lagi di showroom seperti dulu,” ujar Anton, Rabu 4 Februari 2026.

Ia mengakui, fungsi showroom sebagai tempat utama melihat mobil mulai tergeser oleh kanal digital, marketplace otomotif, hingga pameran di pusat perbelanjaan. Namun di saat yang sama, ada satu fungsi yang justru semakin menguat, yakni servis.

img_title Mau Beli Mobil Bekas Pelat CD? Jangan Senang Dulu

“Fungsi showroom memang berubah. Tapi yang justru semakin kuat adalah kebutuhan servis. Dari situ kami melihat peluang, bagaimana waktu tunggu servis yang selama ini pasif bisa diubah menjadi pengalaman yang nyaman dan produktif bagi pelanggan,” katanya.

Dari pengalaman di BSD City, konsep ini dinilai memberi dampak nyata. Pengunjung yang datang untuk menikmati fasilitas café kerap berujung melihat mobil baru, melakukan test drive, hingga akhirnya melakukan transaksi atau servis kendaraan.

“Belajar dari pengalaman di BSD City, kehadiran café ternyata bukan hanya menaikkan traffic, tapi juga mendorong orang melihat mobil baru, melakukan test drive spontan, sampai akhirnya berdampak ke penjualan dan aftersales,” lanjut Anton.

Menu yang dihadirkan di Puri Kembangan mengusung tema “Local Indonesian Comfort” seperti pisang cokelat, gethuk, dan pastel sayur. Tersedia pula racikan kopi “Sumatra & Java Houseblend” hasil kolaborasi dengan First Crack, dengan karakter rasa yang disesuaikan selera konsumen urban.

Pengunjung juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi servis gratis. Pelanggan yang melakukan pembelian atau servis kendaraan berhak mendapatkan kupon snack dan minuman di café tersebut.

Anton menyebut, pendekatan ini bahkan terinspirasi dari industri ritel lain seperti fashion, di mana gerai menghadirkan coffee shop agar pelanggan betah berlama-lama.

“Showroom fisik tetap penting. Untuk pembelian mobil pertama, finalisasi transaksi, pengambilan dokumen, hingga servis, pelanggan tetap merasa lebih nyaman datang langsung ke diler,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data internal menunjukkan lebih dari 14 persen pelanggan kini memanfaatkan fasilitas trade-in, dengan replacement market mencapai 20 persen. Artinya, ekosistem layanan menjadi semakin penting dalam menopang bisnis diler.

Dengan asumsi pasar otomotif 2026 berada di kisaran 890 ribu unit, strategi berbasis pengalaman pelanggan dinilai menjadi cara agar diler tetap relevan di tengah perubahan perilaku konsumen. Transformasi ini memperlihatkan bagaimana wajah diler ikut berubah mengikuti cara orang berinteraksi dengan industri otomotif, termasuk yang dijalankan Auto2000

Pameran mobil

Kredit Mobil ACC hingga 6 Tahun, Jangan Lupa Hitungan Ini

Semakin panjang jangka waktu kredit, cicilan bulanan memang bisa lebih ringan, tetapi jumlah pembayaran yang dikeluarkan harus dihitung lebih seksama.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut