Baterai Mobil Ini Diduga Berisiko Tinggi

Mobil Jeep Wrangler 4xe
Sumber :
  • Carscoops

Jakarta, VIVA – Pemilik Jeep Wrangler 4xe dan Grand Cherokee 4xe kini mengajukan gugatan terhadap Stellantis, produsen mobil besar di Amerika Serikat, karena masalah serius pada baterai plug-in hybrid.

img_title Perang SUV Murah September 2026, Ini yang Paling Laku

Masalah ini diduga dapat menyebabkan risiko kebakaran dan dianggap belum ditangani secara memadai meskipun telah dilakukan beberapa recall.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mobil Jeep Wrangler 4xe

Photo :
  • Carscoops

img_title Pengembangan AI Mobil Meluas

Masalah Baterai dan Risiko Kebakaran

Keluhan pemilik muncul setelah recall yang dilakukan Stellantis tidak menyelesaikan akar masalah. Gugatan menyebutkan baterai 17 kWh buatan Samsung memiliki kerusakan pada separator internal, yang berpotensi menyebabkan baterai memanas berlebihan atau terbakar, baik saat kendaraan berjalan maupun diparkir.

img_title Tombol Power HP Rusak Bukan Berarti Ponsel Tak Bisa Dipakai, Ini Alternatif yang Perlu Diketahui

Pemilik juga menilai recall sebelumnya tidak efektif. Stellantis sempat menginstruksikan pemilik tidak mengisi baterai dan parkir jauh dari bangunan sebagai tindakan pencegahan sementara, namun langkah ini dinilai belum menyelesaikan masalah utama.

Rentetan Recall

Sejak 2023, Stellantis telah mengeluarkan beberapa recall untuk model 4xe:

  • Recall awal 2023–2024 untuk memperbaiki perangkat lunak dan komponen baterai.
  • Recall akhir 2025 melibatkan lebih dari 320.000 unit Jeep Wrangler dan Grand Cherokee 4xe akibat risiko sel baterai rusak yang dapat memicu kebakaran.

Meskipun recall dilakukan, pemilik merasa perbaikan belum tuntas, sehingga memicu gugatan hukum.

Dampak bagi Konsumen

Gugatan menyatakan recall dan peringatan penggunaan membatasi kenyamanan konsumen. Pemilik tidak bisa mengisi baterai atau menggunakan kendaraan secara normal tanpa risiko.

Beberapa pihak juga menilai masalah ini menurunkan nilai jual kendaraan dan menimbulkan ketidakpercayaan pada kualitas kendaraan.

Selain itu, ada tuduhan bahwa Stellantis menunda recall model 2024 demi penghematan biaya, meskipun risiko baterai sudah diketahui.

Penarikan Model 4xe

Masalah baterai ini diperparah dengan keputusan Stellantis untuk menghentikan penjualan Jeep Wrangler dan Grand Cherokee 4xe, seiring banyaknya recall dan menurunnya minat konsumen terhadap model plug-in hybrid tersebut.

Mobil Jeep Wrangler 4xe

Photo :
  • Carscoops

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah baterai pada Jeep 4xe kini menjadi konflik hukum serius antara pemilik dan Stellantis. Gugatan ini menyoroti pentingnya tanggung jawab produsen dalam menangani risiko keselamatan dan memberikan solusi efektif bagi konsumen.

Pemilik menganggap tindakan hukum sebagai cara terakhir untuk mendapatkan kejelasan dan kompensasi atas risiko dan kerugian yang mereka alami.

Logo baru mobil hybrid Toyota

Mobil Hybrid Berpeluang Bebas Ganjil Genap, Pemerintah Siapkan Keistimewaan Baru

Mobil hybrid berpeluang bebas ganjil genap dan mendapat parkir khusus. Pemerintah mengusulkan insentif baru untuk menekan konsumsi BBM dan emisi kendaraan.

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut