Beli Jaecoo J5 harus Banyak Sabar

Jaecoo J5 EV di IIMS 2026
Sumber :
  • VIVA/Muhammad Thoifur

Jakarta, VIVA – Tingginya minat masyarakat terhadap mobil listrik membuat beberapa model baru langsung dibanjiri pesanan sejak pertama kali dipasarkan. Kondisi ini juga dialami oleh Jaecoo melalui SUV listriknya, Jaecoo J5 EV.

img_title SUV Listrik Ini Sudah Laku 20 Ribu Unit di Indonesia

Bagi calon pembeli yang tertarik meminang mobil ini, ada satu hal penting yang perlu diketahui, yakni soal waktu tunggu atau inden unit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Head of Sales Jaecoo Indonesia, Willy Winawan mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah pemesanan J5 EV sudah mencapai sekitar 15.000 unit. Sementara kendaraan yang sudah berhasil dikirim kepada konsumen tercatat sekitar 7.000 unit.

img_title Mobil SUV Listrik Ini Sudah Dipesan 12.000 Unit di Tanah Air

“Dari total SPK sampai bulan lalu sudah kurang lebih 15.000 unit. Sementara yang sudah kami deliver sekitar 7.000 unit,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Minggu 8 Maret 2026..

img_title Harga Rp299 Jutaan, Seberapa Laris Jaecoo J5?

Ia menjelaskan bahwa pada awal periode peluncuran, kapasitas produksi kendaraan belum terlalu besar. Hal tersebut membuat waktu tunggu unit sempat cukup panjang bagi konsumen yang melakukan pemesanan lebih awal.

Namun kini kondisi tersebut mulai membaik karena produksi kendaraan sudah meningkat. Bahkan pada Februari 2026 saja penjualan Jaecoo J5 EV hampir mencapai 3.000 unit dalam satu bulan.

Dengan peningkatan produksi tersebut, Jaecoo menargetkan proses pengiriman kendaraan dapat dipercepat dalam waktu dekat.

“Kami harapkan inden yang panjang ini bisa segera terurai. Target kami hingga Maret bisa mencapai sekitar 10.000 unit terkirim, dan setelah itu proses pengiriman akan lebih cepat lagi,” katanya.

Artinya, konsumen yang melakukan pemesanan pada tahun ini kemungkinan tidak perlu menunggu selama pembeli yang melakukan pemesanan pada awal peluncuran tahun lalu.

Menurut Willy, waktu tunggu untuk konsumen baru diperkirakan bisa berada di kisaran 1 hingga 2 bulan tergantung pada ketersediaan unit.

Selain kapasitas produksi, waktu inden juga bisa dipengaruhi oleh pilihan warna kendaraan. Beberapa warna yang memiliki permintaan tinggi biasanya diproduksi dalam jumlah lebih banyak.

Dalam beberapa kasus, konsumen juga ditawarkan alternatif warna lain apabila ingin mendapatkan unit lebih cepat dibandingkan harus menunggu sesuai urutan produksi warna yang dipilih.

Momentum percepatan distribusi ini juga berkaitan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat menjelang musim mudik Lebaran. Jaecoo menargetkan semakin banyak konsumen bisa menerima unit kendaraan sebelum Hari Raya.

Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma menyebut percepatan distribusi dilakukan agar pelanggan dapat segera menggunakan kendaraan mereka untuk berbagai aktivitas, termasuk perjalanan jarak jauh.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan setiap unit sampai ke tangan konsumen secepatnya, dengan target mencapai 10.000 unit terdistribusi sebelum Idul Fitri 2026,” ujar Jim Ma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mendukung perjalanan jauh seperti mudik, Jaecoo juga menyiapkan layanan purna jual melalui jaringan dealer yang tersebar di berbagai kota.

Saat ini Jaecoo telah memiliki 25 dealer di Indonesia dan menargetkan jumlahnya bertambah hingga 80 dealer pada akhir 2026. Selama periode Lebaran, perusahaan juga menyiagakan 14 dealer dengan layanan bantuan darurat 24 jam, termasuk towing, suplai bahan bakar, hingga layanan servis di lokasi pelanggan.

Booth BYD di GIIAS 2026

BYD Atto 1 Rebut Takhta Jaecoo J5

BYD Atto 1 mencatat distribusi 4.233 unit pada Juli 2026. Angka tersebut melonjak dibandingkan capaian Juni yang berada di level 2.249 unit. Sementara itu, Jaecoo J5

img_title
VIVA.co.id
18 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut