Siap-siap Beberapa Mobil Ini Disematkan Teknologi Baru

Logo Nissan
Sumber :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Jakarta, VIVA – Nissan dikabarkan akan memperluas penggunaan teknologi e‑Power ke lebih banyak model dalam lini produknya. Teknologi hibrida yang selama ini diposisikan sebagai sistem unik Nissan ini diprediksi menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menghadapi tuntutan efisiensi bahan bakar dan emisi rendah di pasar global.

img_title Lagi Pameran di GIIAS Makassar 2026, Harga Mobil BAIC Dipotong Rp100 Juta

Nissan X-Trail e-Power

Photo :
  • NMDI

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa Itu Teknologi Nissan e‑Power?

img_title Pemerintah Pacu Hilirisasi Berbasis Teknologi Demi Perluas Peluang Investasi

Berbeda dengan sistem hibrida konvensional, e‑Power Nissan menggunakan mesin bensin hanya sebagai generator untuk mengisi baterai, sedangkan tenaga dorong ke roda murni dihasilkan oleh motor listrik.

Dengan kata lain, mobil dapat berjalan seperti kendaraan listrik, tetapi tanpa harus sering melakukan pengisian baterai dari luar. Sistem ini memberikan respons akselerasi yang halus dan efisiensi yang lebih baik dibandingkan mesin pembakaran tradisional saja.

img_title GIIAS Makassar 2026 Perluas Jangkauan Industri Otomotif ke Indonesia Timur

Hingga saat ini, teknologi e‑Power telah diperkenalkan pada beberapa model Nissan seperti Note dan Serena di beberapa pasar global, terutama di Jepang dan wilayah Asia.

Kesuksesan sistem ini, terutama dalam hal konsumsi bahan bakar yang lebih hemat dan pengalaman berkendara yang nyaman, mendorong Nissan mempertimbangkan untuk membawa e‑Power ke lebih banyak model, termasuk segmen SUV dan hatchback yang lebih besar.

Sumber industri mengatakan bahwa salah satu model yang paling mungkin mendapatkan versi e‑Power adalah Nissan X‑Trail, sebuah SUV populer yang dinilai cocok untuk teknologi hibrida ringan ini. Langkah ini juga sejalan dengan strategi Nissan untuk memperkuat jangkauan elektrifikasi di pasar Amerika Serikat dan Eropa.

Teknologi e‑Power Nissan memiliki beberapa keunggulan yang membedakannya dari sistem hybrid konvensional:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  • Respons Akselerasi yang Halus: Karena tenaga ke roda dihasilkan oleh motor listrik, akselerasi terasa lebih linear dan responsif.
  • Tanpa Perlu Charging Eksternal: Pemilik tidak perlu mengisi daya baterai dari sumber listrik luar seperti mobil listrik murni.
  • Konsumsi Bahan Bakar Efisien: Mesin bensin beroperasi pada putaran optimal saat menghasilkan listrik sehingga lebih hemat bahan bakar.

Karena alasan inilah Nissan melihat potensi besar untuk memperluas sistem e‑Power ke lebih banyak model, terutama di segmen kendaraan keluarga dan SUV yang semakin diminati. (carscoops.com)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut