Jakarta Lagi Libur dari Macet

Jalan Jakarta sepi saat Lebaran.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Purna Karyanto

Jakarta, VIVA – Jakarta yang identik dengan kemacetan kini justru tampak lengang seiring banyaknya warganya yang sedang melakukan perjalanan mudik Lebaran ke kampung halaman. Pemandangan jalanan yang biasanya padat kini berubah lebih lancar, bahkan pada jam sibuk pagi hari.

img_title Lampu Lalu Lintas Canggih Ini Bisa Bikin Pengemudi Ngebut Kapok

Berdasarkan pemantauan lalu lintas VIVA Otomotif pada Rabu, 19 Maret 2026, kondisi jalan di ibu kota menunjukkan penurunan kepadatan yang signifikan. Situasi ini menjadi indikasi bahwa puncak arus mudik telah terlewati dan aktivitas kendaraan di dalam kota ikut menurun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data terkini mencatat tingkat kemacetan berada di angka 0 persen, jauh di bawah kondisi normal pada waktu yang sama. Artinya, hampir seluruh ruas jalan utama Jakarta dapat dilalui tanpa hambatan berarti.

img_title Catat! 12 Jalan di Jakarta Ditutup Mulai Pukul 04.00 WIB, Ini Jalur Alternatifnya

Kecepatan rata-rata kendaraan pun meningkat hingga 39,1 km per jam, atau sekitar 14 km per jam lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Hal ini menunjukkan arus lalu lintas bergerak lebih bebas tanpa tekanan volume kendaraan yang tinggi.

Dalam durasi perjalanan 15 menit, pengendara kini bisa menempuh jarak hingga 9,8 kilometer di dalam kota. Capaian ini tergolong tinggi untuk ukuran Jakarta yang biasanya dikenal dengan kepadatan lalu lintas.

img_title Awas Macet! Volume Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Naik 33,68% Jelang Hari Kemerdekaan

Jika melihat peta lalu lintas, mayoritas ruas jalan di Jakarta didominasi warna hijau yang menandakan arus kendaraan lancar. Hanya sebagian kecil titik yang mengalami perlambatan, namun tidak berdampak signifikan terhadap keseluruhan jaringan jalan.

Menariknya, kondisi lengang ini terjadi bersamaan dengan ditiadakannya kebijakan ganjil genap selama periode 18 hingga 25 Maret 2026. Kombinasi jalan yang sepi dan tanpa pembatasan kendaraan membuat mobilitas warga yang masih berada di Jakarta menjadi lebih leluasa.

Situasi ini memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dari biasanya, di mana perjalanan bisa ditempuh lebih cepat tanpa harus menghadapi kemacetan panjang. Bahkan pada jam yang biasanya padat, arus lalu lintas tetap terjaga lancar.

Data pergerakan dalam tujuh hari terakhir juga memperlihatkan tren penurunan kemacetan sejak memasuki periode mudik. Grafik menunjukkan kurva yang lebih landai dibandingkan pola normal harian, menandakan tidak adanya lonjakan volume kendaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecepatan kendaraan dalam periode yang sama juga terlihat lebih stabil dan cenderung tinggi sepanjang hari. Hal ini menunjukkan distribusi kendaraan lebih merata tanpa penumpukan di titik-titik rawan macet.

Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga mendekati arus balik Lebaran yang diprediksi mulai terjadi pada 24 Maret 2026. Setelah itu, volume kendaraan menuju Jakarta berpotensi meningkat dan mengembalikan kepadatan lalu lintas seperti biasanya.

Korlantas Polri menggelar edukasi keselamatan lalu lintas kepada siswa

Korlantas Polri Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini ke Pelajar

Korlantas Polri terus memperkuat edukasi keselamatan lalu lintas kepada generasi muda melalui program Polantas KARIB Goes To School ke siswa SMP Labschool

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut