Ketika Mobil Sultan Bukan Lagi dari Eropa
- Arianti Widya
Sementara itu, Denza Z9 GT disiapkan untuk ekspansi ke pasar Eropa mulai 2026. Mobil ini mengusung teknologi pengisian super cepat dengan kemampuan flash charging, serta opsi tenaga listrik penuh atau hybrid tiga motor.
Tak ketinggalan, Yangwang U8 dari BYD juga tampil nyentrik. SUV ini punya tenaga hingga 1.200 hp, mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 3,6 detik, bahkan dilengkapi fitur unik seperti tank turn dan kemampuan mengapung dalam kondisi darurat.
Menariknya, pabrikan China tidak sekadar membuat satu model unggulan sebagai “pajangan”. Mereka membangun ekosistem lengkap, mulai dari jaringan penjualan hingga layanan purna jual di berbagai negara.
Saat ini, ekspansi mereka sudah menjangkau Eropa, Timur Tengah, hingga Asia. Sementara pasar Amerika Serikat masih belum tersentuh, negara lain justru mulai membuka diri dan melihat produk-produk ini sebagai alternatif serius.
Dengan pendekatan teknologi tinggi, kenyamanan maksimal, serta inovasi yang berani, mobil-mobil mewah asal China kini tak lagi bisa dipandang remeh. Bahkan, mereka mulai mengubah cara dunia melihat definisi kemewahan di industri otomotif.