Terpopuler: Denda SIM, Mobil Listrik China, hingga Hybrid Suzuki

Surat Izin Mengemudi atau SIM C
Sumber :

Jakarta, VIVA – Senin, 4 Mei 2026, kanal Otomotif VIVA kembali diramaikan oleh sejumlah artikel yang menarik perhatian pembaca. Mulai dari perbedaan denda lupa dan tidak bawa SIM, dinamika industri mobil listrik di China pasca insentif dihentikan, hingga pencapaian teknologi hybrid Suzuki di Indonesia.

img_title Ojol Korban Tabrakan Mobil Listrik di Kawasan Blok M Alami Patah Tulang, Grab Beri Pendampingan

1. Kelihatannya Sepele, Lupa Bawa SIM vs Nggak Punya: Dendanya Jauh Banget

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surat Izin Mengemudi atau SIM C

Photo :

img_title Mobil Listrik Tabrak Ojol di Kawasan Blok M, Korban Alami Patah Tulang

Banyak pengendara masih menganggap lupa membawa SIM sebagai hal kecil, padahal konsekuensinya tetap ada. Artikel ini membahas perbedaan signifikan antara pelanggaran tidak membawa SIM dan tidak memiliki SIM sama sekali, termasuk potensi sanksi hukum yang bisa jauh lebih berat.

Penjelasan dalam artikel tersebut juga membuka wawasan bahwa kepemilikan SIM bukan sekadar formalitas, melainkan bukti legal kompetensi berkendara. Baca selengkapnya.

img_title Green SM Buka-bukaan soal Pendapatan Driver, Sehari Bisa Rp 400 Ribu

2. Insentif Dipangkas, Mobil Listrik China Mulai Goyah di Negeri Sendiri

Charger mobil listrik

Photo :
  • goauto

Industri mobil listrik di China mulai menghadapi tekanan setelah adanya pengurangan insentif dari pemerintah. Kebijakan ini membuat sejumlah produsen harus menyesuaikan strategi, termasuk dalam hal harga dan produksi.

Artikel ini mengulas bagaimana dampak kebijakan tersebut tidak hanya terasa di dalam negeri, tetapi juga berpotensi memengaruhi ekspansi global merek-merek asal China. Baca selengkapnya.

3. Populasi Mobil Hybrid Suzuki Tembus 57 Ribu Unit

Suzuki Ertiga Hybrid vs Suzuki XL7 Hybrid

Photo :
  • VIVA/Yunisa Herawati

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suzuki mencatat pencapaian penting di Indonesia dengan jumlah kendaraan hybrid yang kini telah menembus angka puluhan ribu unit. Ini menunjukkan bahwa teknologi elektrifikasi bertahap mulai diterima oleh pasar domestik.

Selain itu, artikel ini juga menyoroti strategi Suzuki dalam menghadirkan teknologi hybrid yang lebih terjangkau, sehingga mampu menjangkau konsumen lebih luas. Baca selengkapnya.

Ilustrasi ganjil genap.

Nasib Bebas Ganjil-Genap Mobil Listrik

Moeldoko mengusulkan evaluasi bebas ganjil-genap mobil listrik di Jakarta saat populasinya mencapai 30 persen. Insentif EV dinilai masih diperlukan untuk mendorong adopsi

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut